,

33 Truk Bantuan Tiba di Bone, Mentan Amran Pastikan Penanganan Banjir Dipercepat

Tim Redaksi
10 Mei 2026, 5/10/2026 WIB Last Updated 2026-05-11T04:26:27Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Banjir yang melanda Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, menghadirkan duka mendalam bagi masyarakat pada Jumat, 8 Mei 2026. Di tengah suasana haru akibat musibah yang merenggut korban jiwa, perhatian pemerintah pusat akhirnya hadir langsung melalui kunjungan Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman.


Kedatangan Andi Amran Sulaiman di lokasi bencana disambut Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, serta masyarakat terdampak banjir.


Di hadapan warga, Menteri Pertanian menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi di Kabupaten Bone. Ia mengaku menerima laporan terkait banjir yang menyebabkan korban meninggal dunia serta kerusakan di sejumlah permukiman warga.


“Kami terima laporan kemarin, bahwa di Panyula, Bone, Sulawesi Selatan, ada bencana. Dan ada korban meninggal, ada dua orang, bahkan ada yang sakit dan seterusnya,” ujar Andi Amran Sulaiman.


Tak hanya menyalurkan bantuan, Menteri Pertanian juga turun langsung meninjau kondisi sungai di kawasan terdampak. Dari hasil peninjauan lapangan, ditemukan adanya pendangkalan sungai yang cukup parah dan menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air saat curah hujan tinggi.


“Kami datang langsung mewakili pemerintah melihat kenapa terjadi banjir. Ternyata terjadi pendangkalan sungai yang cukup panjang. Insyaallah satu minggu kita selesaikan,” katanya.


Pernyataan tersebut disambut penuh harapan oleh warga Panyula yang selama ini mengeluhkan sedimentasi sungai di wilayah mereka. Pemerintah pusat disebut akan berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mempercepat normalisasi sungai agar banjir serupa tidak kembali terjadi.


Menteri Pertanian juga menegaskan bahwa penanganan pendangkalan sungai di Kabupaten Bone menjadi perhatian serius pemerintah dan merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia.


Selain memastikan percepatan penanganan infrastruktur, pemerintah pusat turut membawa bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar untuk masyarakat terdampak banjir. Sebanyak 33 truk bantuan sembako diturunkan langsung ke Kabupaten Bone.


Bantuan tersebut terdiri atas beras, minyak goreng, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya yang diperuntukkan bagi warga terdampak di sejumlah titik banjir.


“Ada bantuan sembako, ada beras, ada minyak goreng dan lain-lain kita serahkan hari ini sebanyak 33 truk,” ungkapnya.


Tak hanya bantuan logistik, pemerintah juga menyerahkan bantuan uang tunai bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah akibat banjir.


Kehadiran Menteri Pertanian RI di tengah masyarakat Panyula menjadi suntikan semangat tersendiri bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari bencana. Di tengah lumpur, genangan air, dan duka yang masih terasa, masyarakat melihat ada harapan baru bahwa musibah ini tidak mereka hadapi sendiri.


Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap masyarakat Bone yang terdampak banjir. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus bergerak melakukan penanganan darurat, pendistribusian bantuan, hingga percepatan pemulihan pascabanjir di berbagai wilayah terdampak. (*)