,

Bupati Bone Gerak Cepat, Dapur Umum dan Layanan Medis 24 Jam Disiagakan untuk Korban Banjir Panyula

Tim Redaksi
8 Mei 2026, 5/08/2026 WIB Last Updated 2026-05-08T09:39:11Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kecamatan Tanete Riattang dan Kecamatan Tanete Riattang Timur, Jumat (8/5/2026), dengan menyiapkan dapur umum serta layanan kesehatan bagi warga terdampak.


Dapur umum didirikan di samping Kantor Lurah Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak banjir paling parah di Kota Watampone.


Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, mengatakan pendirian dapur umum tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, saat meninjau lokasi banjir.


“Tadi sewaktu Bupati Bone meninjau lokasi, beliau memerintahkan untuk membangun satu unit dapur umum di sana. Dipilih di samping Kantor Lurah Panyula karena daerah itu yang paling parah terdampak banjir,” ujarnya.


Menurutnya, dapur umum disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak yang saat ini masih dalam proses pendataan oleh pemerintah setempat.


“Untuk jumlah warga terdampak masih sementara dilakukan pendataan,” katanya.


Ia menjelaskan, sebagian besar warga memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat dan keluarga yang berada di lokasi lebih aman.


“Hampir seluruh warga yang terdampak memilih mengungsi di rumah keluarganya,” jelasnya.


Selain dapur umum, Pemkab Bone juga menyiapkan layanan kesehatan dengan tenaga medis yang bersiaga selama 24 jam di lokasi terdampak banjir.


Andi Habibie menyebut tenaga kesehatan dibagi dalam tiga shift pelayanan untuk memastikan warga tetap mendapatkan pemeriksaan medis secara maksimal.


“Kami juga menyiapkan tenaga medis yang standby 24 jam dan dibagi dalam tiga shift. Selain itu, ambulans juga disiagakan di lokasi,” ungkapnya.


Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada warga yang mengeluhkan sakit akibat dampak banjir karena tim medis langsung melakukan pemeriksaan awal kepada masyarakat terdampak.


“Belum ada warga yang mengeluh sakit karena semua warga terdampak langsung kami lakukan pemeriksaan awal,” ujarnya.


Sementara itu, kebutuhan dasar warga seperti pasokan air bersih dan listrik disebut masih dalam kondisi aman.


“Untuk pasokan air bersih dan listrik sejauh ini masih aman,” katanya.


Salah seorang warga Kelurahan Panyula, Nurindari, mengaku bersyukur karena pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir.


“Alhamdulillah sudah ada dapur umum dan tenaga kesehatan yang berjaga. Jadi warga merasa lebih tenang,” ujarnya.


Ia mengatakan sebagian warga masih memilih bertahan di rumah keluarga sambil menunggu air surut.


“Kami berharap banjir cepat surut supaya bisa kembali membersihkan rumah,” tandasnya.