Pengikut

,

Gubernur Sulsel: Pengungkapan Penyelundupan BBM Subsidi Sangat Strategis di Tengah Isu Energi Global

Tim Redaksi
2 Jun 2026, 6/02/2026 WIB Last Updated 2026-06-02T07:29:23Z













UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR-- Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Polda Sulsel, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel, Reskrimsus Polres kabupaten/kota, serta unsur TNI atas keberhasilan mengungkap kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi di wilayah Sulawesi Selatan.


Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri press release pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi yang digelar Ditreskrimsus Polda Sulsel di Dermaga Pelindo Makassar, Selasa (2/6/2026).


Menurut Andi Sudirman, keberhasilan aparat penegak hukum mengungkap kasus tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas praktik penyalahgunaan energi bersubsidi yang merugikan negara dan masyarakat.


“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Sulsel beserta seluruh jajaran Ditreskrimsus Polda Sulsel, Reskrimsus Polres, dan unsur TNI yang telah bekerja keras mengungkap kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi ini,” ujar Andi Sudirman.


Ia menilai barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan adanya praktik penyalahgunaan subsidi energi yang dilakukan secara terstruktur dan berdampak besar terhadap masyarakat.


“Barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan praktik penyalahgunaan subsidi energi dilakukan secara terstruktur dan berdampak besar terhadap masyarakat. Karena itu, langkah penegakan hukum seperti ini harus terus diperkuat,” tegasnya.


Gubernur Sulsel juga menyoroti pentingnya pengungkapan kasus tersebut di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap sektor energi dan bahan bakar minyak. Menurutnya, keberhasilan aparat membongkar praktik penyelundupan BBM subsidi merupakan langkah strategis dan tepat waktu.


“Di tengah dinamika global yang saat ini banyak meng-highlight persoalan energi dan BBM, justru kita berhasil mengungkap praktik penyelundupan bahan bakar migas bersubsidi. Ini dilakukan pada waktu yang sangat tepat,” jelasnya.


Berdasarkan data Polda Sulsel, dalam pengungkapan kasus tersebut aparat menyita sejumlah barang bukti berupa satu kapal tanker, dua kapal SPOB, 18 mobil tangki, 17 kendaraan penumpang, dan enam unit dump truck.


Selain itu, polisi juga mengamankan 332 jeriken berisi solar, 12 tandon berkapasitas 1.000 liter, serta 1.541 tabung LPG ukuran 3 kilogram. Sementara untuk BBM subsidi, total yang berhasil disita mencapai 229.123 liter solar dan 3.031 liter pertalite.


Pengungkapan ini menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi dengan merugikan masyarakat luas.