Pengikut

Translate

,

Bone Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat Permanen, Wabup Tekankan Sinergi Lintas Sektor

Tim Redaksi
13 Jul 2026, 7/13/2026 WIB Last Updated 2026-07-13T11:58:54Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Pemerintah Kabupaten Bone mematangkan persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Sekolah Rakyat Permanen sebagai langkah awal memastikan program pendidikan bagi masyarakat rentan berjalan optimal.


Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone, Senin (13/7/2026). Rapat ini merupakan tindak lanjut hasil kesepakatan Tim Transisi yang disusun pada 10 Juli 2026 sebagai acuan penyelesaian berbagai kebutuhan teknis menjelang dimulainya MPLS.


Rapat dihadiri Asisten I Setda Bone, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Kepala UPT SMA Kabupaten Bone, tim dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Camat Tanete Riattang Timur, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


Dalam arahannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan ruang belajar dan tenaga pendidik, tetapi juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, program ini mencakup layanan pendidikan yang terintegrasi dengan aspek kesehatan, perlindungan sosial, administrasi kependudukan, hingga pendampingan bagi peserta didik.


"Seluruh perangkat daerah harus memahami peran masing-masing. Sekolah Rakyat merupakan program bersama yang keberhasilannya ditentukan oleh sinergi seluruh pihak," tegas Andi Akmal Pasluddin.


Ia meminta setiap instansi memastikan seluruh kebutuhan dasar telah terpenuhi sebelum peserta didik memasuki lingkungan sekolah. Kesiapan sarana dan prasarana, layanan kesehatan, dukungan sosial, serta sistem pendampingan harus berjalan secara terpadu agar proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman sejak hari pertama.


Menurutnya, MPLS merupakan momentum penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah sekaligus membangun rasa percaya diri peserta didik. Karena itu, kegiatan pengenalan sekolah tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi wadah pembentukan karakter dan proses adaptasi siswa terhadap budaya belajar di Sekolah Rakyat.


Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pendidikan sekaligus memberikan kesempatan yang lebih setara bagi setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.


Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen menjadi bagian dari komitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Melalui koordinasi lintas sektor yang terus diintensifkan, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap tahapan program berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang menjadi sasaran utama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi