,

Prosesi Adat Cemme Passili, Bupati Bone: Simbol Kekayaan Budaya Bone

Tim Redaksi
28 Okt 2025, 10/28/2025 WIB Last Updated 2025-10-29T05:09:54Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Bone, H Andi Akmal Pasluddin menghadiri langsung proses adat Cemme Passili yang digagas Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone bersama Kerukunan Keluarga Wija Arumpone(KKWA).


Prosesi adat ini berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka Kota Watampone, Rabu 29 Oktober 2025.


Agenda diawali pukul 07.00 WITA dengan prosesi Maddduppa atau penjemputan Bupati Bone dan Ketua Kerukunan Keluarga Wija Arumpone, dilanjutkan pembawaan air dari empat sumur kerajaan ke lokasi acara.


Usai Mattoana, kegiatan dibuka resmi oleh MC sekitar pukul 08.01 WITA.


Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman dalam sambutannya menyambut baik digelarnya prosesi adat ini. 


Bupati meminta Dinas Kebudayaan agar prosesi adat Cemme Passili dilestarikan.


“Saya harap setiap tahunnya digelar acara ini,” kata bupati.


Ia menegaskan, Bone kaya akan budaya. Tugas kita semua menjaga dan melestarikan.


Pada prosesi adat ini juga diisi acara Mappaota. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat inti yakni Cemme Passili atau penyiraman air suci kepada Bupati Bone dan Ketua Kerukunan Wija Arumpone, Andi Bau Saldy Mappanyukki.


Kepala Dinas Kebudayaan Andi Murni kegiatan terlaksana atas kerja sama dengan Kerukunan Keluarga Wija Arumpone.


“Puncak kegiatan berlangsung pukul 08.31 WITA, yakni prosesi simbolik Cemme Passili yang dipimpin para Bissu dan dilakukan langsung kepada Bupati Bone dan Ketua Kerukunan Wija Arumpone,” kata Andi Murni.


Rangkaian acara akan berlanjut dengan mandi dan siraman massal seluruh peserta sebagai simbol pensucian diri pada pukul 09.01 hingga 10.00 WITA. Acara kemudian ditutup setelah seluruh prosesi adat selesai dilaksanakan.


Cemme Passili merupakan tradisi tua masyarakat Bone yang melambangkan penyucian diri serta doa keselamatan bagi rakyat dan daerah.(*)