,

Menjemput Kemanusiaan di Desa: IMPACT 2026, Jejak Karakter Siswa SMP Islam Athirah Bone

Tim Redaksi
15 Jan 2026, 1/15/2026 WIB Last Updated 2026-01-16T01:13:19Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE-- Matahari baru saja meninggi ketika rombongan siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bone melangkah memasuki desa-desa di Kabupaten Bone dan Sinjai. Namun perjalanan ini bukan sekadar kegiatan luar kelas atau pelepas penat di akhir jenjang SMP. 


Mereka hadir membawa misi kemanusiaan melalui IMPACT 2026 (Immersion Program for Action & Character Building).


Selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (15–17 Januari 2026), suasana ruang kelas digantikan oleh kehidupan nyata masyarakat pedesaan. Rimbunnya pepohonan di Kelurahan Pappolo, kesejukan Desa Kading, hamparan sawah di Desa Barugae, hingga keramahan warga Desa Kampala, Sinjai, menjadi ruang belajar baru bagi para siswa. Di sanalah mereka belajar dari denyut kehidupan yang sesungguhnya.


Mengusung moto “Belajar memberi, belajar peduli, belajar menjadi manusia seutuhnya”, IMPACT 2026 menjadi laboratorium pembentukan karakter. Para siswa berbagi ilmu dengan santri TKA, membantu aktivitas warga, serta belajar menumbuhkan empati terhadap realitas sosial yang selama ini mungkin hanya mereka temui dalam cerita.


Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah III menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membentuk siswa yang utuh.

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan akhlak yang kuat,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya adab dalam setiap langkah kegiatan. Para siswa diingatkan untuk selalu membawa “wajah Athirah”—identitas yang mencerminkan kesantunan, karakter positif, dan kepedulian sosial—di mana pun mereka berada.


Keunikan IMPACT 2026 terletak pada penugasan siswa sebagai “pendengar setia”. Mereka diajak duduk bersama para tetua desa, menyimak kisah hidup, dan mencatat petuah penuh kearifan lokal. Di tengah derasnya arus digital, nilai-nilai tersebut menjadi jangkar kebijaksanaan yang tak tergantikan.

Catatan kecil di buku saku para siswa itu kelak menjadi harta berharga—pelajaran tentang kesabaran, keteguhan, dan filosofi hidup yang tak selalu ditemukan di ruang kelas formal.


Dengan lokasi kegiatan yang tersebar di Kabupaten Bone (Pappolo, Kading, Matampa, Barugae) dan Kabupaten Sinjai (Kampala), IMPACT 2026 menunjukkan komitmen SMP Islam Athirah Bone untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


Melalui program ini, siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bone tengah menulis sejarah pribadi mereka. Bahwa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, mereka pernah berdiri di desa-desa, menjabat tangan warga, dan belajar satu hal paling mendasar: menjadi manusia berarti memberi manfaat bagi sesama.

Iklan