,

Peringati HUT ke-67 Gapensi, Pengurus Bone Desak Muscab Demi Selamatkan Eksistensi Organisasi

Tim Redaksi
13 Jan 2026, 1/13/2026 WIB Last Updated 2026-01-15T00:36:23Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE-- Pengurus dan anggota Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Bone menggelar pertemuan dan silaturahmi pada Rabu, 14 Januari 2026. 


Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Gapensi. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk membahas masa depan Badan Pengurus Cabang (BPC) Gapensi Bone yang dinilai mengalami kevakuman kepengurusan hampir dua tahun terakhir. 


Para pengurus menyampaikan aspirasi kepada Badan Pengurus Daerah (BPD) Gapensi Sulawesi Selatan agar segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) demi menjaga eksistensi organisasi di Kabupaten Bone.


Wakil Ketua BPC Gapensi Bone, Ir. H. Syamsuddin Yusuf, ST., MT., mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, masa kepengurusan sebelumnya telah berakhir, namun hingga kini belum ada kejelasan terkait kepengurusan baru.


“Kami bersama teman-teman Gapensi Bone telah menyatakan sikap dan keprihatinan karena BPC Gapensi Bone selama ini vakum. Kepengurusan yang lalu sudah berakhir hampir dua tahun, dan hal ini sudah kami sampaikan kepada Ketua BPD Gapensi Sulsel. Alhamdulillah sudah direspons dengan meminta pernyataan tertulis bahwa kepengurusan ini telah berakhir, dan insyaallah akan kami penuhi,” ungkapnya.


Namun demikian, Syamsuddin menegaskan bahwa respons tersebut harus ditindaklanjuti secara nyata. Ia mengingatkan agar kondisi Gapensi Bone tidak semakin tidak jelas arah kepemimpinannya.


“Jangan sampai Gapensi Bone ini lambangnya berubah dengan lambang lain. Saya ibaratkan Gapensi Bone seperti anak ayam yang kehilangan induk. Plt yang ditunjuk pun tidak jelas siapa,” tegasnya.


Ia juga menekankan bahwa tidak dilaksanakannya Muscab akan berdampak serius pada aktivitas organisasi, khususnya dalam pengurusan perpanjangan Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan kartu anggota.


“Pengurusan SBU itu harus ditandatangani oleh ketua. Kalau Muscab tidak dilaksanakan, siapa yang akan menandatangani? Karena itu kami mendesak agar Muscab segera dilaksanakan atau setidaknya ada Plt yang resmi ditunjuk,” jelasnya.


Hal senada disampaikan salah satu pengurus, Samsul Marlin, SE. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyatukan pandangan dan aspirasi para anggota demi keberlangsungan Gapensi di Bone.

“Kami berkumpul di sini untuk curhat dan menyatukan pendapat terkait eksistensi Gapensi Bone ke depan,” ujarnya.


Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali roda organisasi Gapensi Bone agar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi para anggotanya. (*)

Iklan