,

Final Bone Beramal Cup Gratis, Akademisi Warning Potensi Overcapacity dan Risiko Keamanan di Stadion Lapatau

Tim Redaksi
16 Mei 2026, 5/16/2026 WIB Last Updated 2026-05-17T04:21:20Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Kebijakan panitia menggratiskan tiket laga final turnamen sepak bola Bone Beramal Cup di Stadion Lapatau, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2026), dinilai harus dibarengi dengan pengamanan ekstra ketat.


Kebijakan tersebut dianggap sarat risiko dan berpotensi mengancam keselamatan penonton jika tidak diimbangi dengan manajemen keamanan yang terukur.


Akademisi, Muhammad Yusran, menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak dari kebijakan populis tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi berpotensi memicu kelebihan kapasitas (overcapacity) di dalam stadion.


“Kebijakan populis menggratiskan tiket final sepak bola itu sangat berbahaya. Overcapacity, euforia berlebihan, keamanan, ketertiban, serta akses keluar masuk yang tidak tertata baik, ditambah tensi tinggi dengan pengamanan tidak terukur, bisa berakibat fatal,” ujar Yusran dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).


Yusran juga mengingatkan seluruh pihak agar belajar dari tragedi masa lalu dalam dunia sepak bola Indonesia. Ia berharap euforia turnamen lokal tidak berubah menjadi musibah.


“Jangan sampai hiburan berubah jadi peristiwa Kanjuruhan. Stay safe semuanya,” tambahnya.


Pernyataan tersebut menjadi pengingat penting terkait tragedi kemanusiaan di stadion sepak bola yang menjadi pelajaran mahal dalam pengelolaan massa dan pengamanan pertandingan.


Desak Pengamanan Ketat


Menyikapi potensi lonjakan penonton di Stadion Lapatau, pihak terkait didesak melakukan langkah-langkah preventif, di antaranya:


Membatasi jumlah penonton sesuai kapasitas tribun stadion meski tiket digratiskan.


Mensterilkan jalur evakuasi agar akses keluar masuk tidak terhambat penumpukan massa.


Menambah personel keamanan guna mengantisipasi tensi tinggi antar suporter saat laga final berlangsung.


Masyarakat dan pencinta sepak bola yang hadir juga diimbau tetap menjaga ketertiban, tidak memaksakan diri masuk jika stadion sudah penuh, serta mengutamakan keselamatan selama menyaksikan final Bone Beramal Cup.