UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menghadiri acara Penamatan Madrasah Tahfizh Kaisa Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Pondok Pesantren Madrasah Hafizh Qur'an (MHQ), Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra, Selasa (2/6/2026).
Kehadiran Wakil Bupati Bone disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren MHQ, Ust. Kamaluddin Marsus, S.Pd.I., bersama jajaran pengurus, dewan guru, santri, dan para orang tua siswa.
Sebanyak 507 santri mengikuti prosesi penamatan tersebut, terdiri atas 196 wisudawan dan 311 wisudawati dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Dalam sambutannya, Ust. Kamaluddin Marsus mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penamatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para santri, orang tua, dan tenaga pendidik yang telah berjuang bersama dalam proses pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan MHQ meluluskan ratusan santri menjadi bukti bahwa keterbatasan sarana bukanlah hambatan untuk melahirkan generasi Qurani yang berkualitas.
"Kekuatan utama bukan terletak pada materi, melainkan pada niat yang baik, kebersamaan, dan kesungguhan untuk berjuang di jalan Allah SWT," ujarnya.
Ia menambahkan, para lulusan tidak hanya diharapkan menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan serta menyebarluaskan ilmu yang dimiliki. Karena itu, para alumni akan menjalani masa pengabdian selama satu tahun sebagai bagian dari pembinaan lanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin memberikan apresiasi atas perkembangan Pondok Pesantren MHQ yang dinilai semakin maju dan berkontribusi dalam mencetak generasi unggul, baik dalam bidang keilmuan maupun keagamaan.
Ia memotivasi para santri agar memiliki cita-cita tinggi dan tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik maupun sekolah kedinasan.
"Santri jangan pernah membatasi cita-citanya. Kalian bisa menjadi dokter, dosen, pengusaha, anggota TNI, anggota Polri, maupun aparatur sipil negara," tegasnya.
Wabup Bone juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di pesantren, serta kepada para guru dan tenaga pendidik yang terus membina generasi muda agar berakhlak mulia dan berilmu.
Menurutnya, pendidikan berbasis pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berintegritas, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Acara penamatan berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi serta doa bersama sebagai ungkapan syukur atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan mereka. (*)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi