,

Wabup Bone Buka Sertifikasi 200 Pekerja Konstruksi, Siapkan SDM Unggul untuk Proyek Sekolah Rakyat

Tim Redaksi
22 Mei 2026, 5/22/2026 WIB Last Updated 2026-05-23T02:34:41Z


UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, resmi membuka kegiatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) bagi tenaga kerja konstruksi strategis jenjang 1 hingga 7 pada proyek APBN, APBD, dan BUJK swasta dalam pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone, Sabtu (23/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung di lokasi Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 2, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur tersebut merupakan bagian dari Program Dukungan Manajemen Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar.


Sebanyak 200 tenaga kerja konstruksi mengikuti proses sertifikasi yang dilaksanakan langsung di area proyek pembangunan. Para asesor akan mendatangi titik kerja masing-masing peserta untuk menilai keterampilan serta melakukan wawancara kompetensi di lapangan tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan.


Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Ahmad N. Damopoli, mengatakan sertifikasi ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi, khususnya pada proyek-proyek strategis pemerintah maupun swasta.


“Peserta kurang lebih 200 orang dari berbagai jabatan kerja konstruksi. Sertifikasi ini tidak mengganggu pekerjaan mereka karena para peserta tetap bekerja di titik masing-masing. Nantinya asesor yang akan mendatangi langsung lokasi kerja untuk melihat keterampilan dan melakukan wawancara terkait kompetensi masing-masing tenaga kerja,” ujarnya.


Plh. Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Afandi Andi Basri, menegaskan bahwa sertifikasi menjadi bagian penting dalam menjamin mutu dan standar pekerjaan konstruksi yang berkelanjutan.


Ia menyebut pembangunan Sekolah Rakyat di Bone merupakan bagian dari program strategis nasional yang mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sekaligus mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.


Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Moh. Hasbi Assidiqi, menekankan pentingnya sertifikat kompetensi sebagai pengakuan resmi negara terhadap kemampuan tenaga kerja konstruksi.


“Ke depan, dunia konstruksi akan semakin ketat. Setiap tenaga kerja harus memiliki pengakuan kompetensi melalui sertifikat resmi,” ungkapnya.


Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone, Kasdar, juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri bagi seluruh pekerja konstruksi di lapangan.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bone dalam pelaksanaan sertifikasi tenaga kerja konstruksi tersebut.


“Pembangunan bukan hanya soal membangun jalan, gedung, jembatan, atau irigasi, tetapi yang paling utama adalah bagaimana membangun sumber daya manusianya,” ujarnya.


Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.


“Yang kita bangun di sini bukan sekadar gedung sekolah, tetapi masa depan dan harapan anak-anak kita,” tuturnya.


Wabup Bone juga menegaskan komitmen Pemkab Bone untuk terus meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi tersertifikasi hingga tingkat desa dan kelurahan.


“Kami memiliki target ke depan minimal ada 10 tenaga kerja konstruksi tersertifikasi di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Bone,” pungkasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone, Plh. Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, para asesor, Camat Tanete Riattang Timur, pekerja konstruksi, serta tamu undangan lainnya.