UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka Grand Final Duta Pelajar Kabupaten Bone 2026 yang digelar di Gedung PKK Kabupaten Bone, Sabtu malam (20/6/2026).
Ajang bergengsi yang mengusung tema “Lao Sappa Deceng Lisu Mappadeceng” ini berlangsung selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Juni 2026, dan menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta pengembangan potensi generasi muda Bone.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Sulawesi Selatan, Ketua Ikatan Alumni (IKA) Duta Pelajar, sejumlah komunitas pelajar, para finalis Duta Pelajar 2026, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah berani tampil dan berkompetisi hingga mencapai babak grand final. Menurutnya, para finalis merupakan putra-putri terbaik Bone yang memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan.
Ia menegaskan bahwa ajang Duta Pelajar bukan sekadar kompetisi bakat dan penampilan, melainkan wadah untuk melahirkan role model sekaligus agent of change di kalangan generasi muda.
“Kami berharap anak-anakku sekalian bisa menjadi pengubah di sekolahnya masing-masing. Mampu menguatkan literasi pendidikan, aktif dalam kegiatan sosial, serta menjadi komunikator yang baik untuk menularkan pesan-pesan positif kepada teman-teman sejawat. Selain itu, para Duta Pelajar harus menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki integritas, disiplin, serta mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat agar mampu menjadi teladan dan membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Andi Akmal.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan, seperti narkoba, pergaulan bebas, hingga maraknya judi online yang kini semakin mudah diakses melalui gawai.
Menurutnya, kemajuan Kabupaten Bone tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, pembinaan calon pemimpin masa depan harus dimulai sejak dini melalui penguatan karakter, akhlak mulia, moralitas yang kokoh, serta penguasaan ilmu pengetahuan.
Andi Akmal menekankan, generasi muda Bone harus dipersiapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, akhlak yang baik, dan jiwa kepemimpinan yang tangguh sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan serta melanjutkan estafet pembangunan daerah.
“Pelajar yang berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan kuat akan menjadi aset berharga dalam mewujudkan Bone yang lebih maju dan berdaya saing,” tegasnya.
Grand Final Duta Pelajar Kabupaten Bone 2026 kemudian resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bone dengan pembacaan basmalah, yang disambut meriah oleh para finalis dan seluruh hadirin yang memenuhi ruangan. (*)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi