,

Dari Karst hingga Serealia, Siswa SMP Islam Athirah Bone Jelajahi Sains dan Lingkungan di Maros

Tim Redaksi
25 Jan 2026, 1/25/2026 WIB Last Updated 2026-01-26T01:00:18Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,MAROS--Sebanyak 69 siswa SMP Islam Athirah Bone mengikuti kunjungan edukatif bertajuk “Fieldtrip Eksplorasi Sains & Lingkungan” yang berlangsung selama dua hari, Ahad hingga Senin (25–26 Januari 2026).


Kegiatan ini diikuti oleh 68 siswa kelas VII dan satu perwakilan kelas VIII. Selama perjalanan, para peserta didampingi oleh delapan guru pendamping serta dua orang tim dokumentasi guna memastikan seluruh rangkaian pembelajaran berjalan dengan aman dan optimal.


Pada hari pertama, Minggu 25 Januari 2026, antusiasme siswa tampak sejak kunjungan ke Pusat Informasi Geologi Maros–Pangkep. Di lokasi ini, siswa memperoleh pemahaman tentang struktur bumi serta kekayaan geologi kawasan karst yang menjadi ciri khas wilayah Maros–Pangkep. 


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan ke Archaeological Park Leang-Leang, situs prasejarah yang menyajikan jejak kehidupan manusia purba dan sejarah peradaban awal di Sulawesi Selatan.


Usai menyelesaikan agenda hari pertama, rombongan beristirahat dan bermalam di Grand Town Hotel Maros sebagai persiapan untuk kegiatan lanjutan.


Memasuki hari kedua, Senin 26 Januari 2026, fokus pembelajaran diarahkan pada sektor agrikultur. Para siswa mengunjungi Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia Maros untuk melihat secara langsung proses riset, inovasi, serta teknologi pengembangan tanaman pangan, khususnya jenis serealia.


Ketua rombongan, Dani Yusup, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman.


“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar sains dan lingkungan secara langsung. Kami ingin menumbuhkan rasa ingin tahu serta kepedulian terhadap alam sejak dini. Dengan melihat langsung di lapangan, wawasan peserta didik diharapkan lebih kaya dibandingkan hanya belajar di dalam kelas,” ujarnya.


Melalui program ini, SMP Islam Athirah Bone berharap para siswa mampu mengintegrasikan teori yang dipelajari di sekolah dengan realitas sains, sejarah, dan lingkungan yang ada di sekitarnya, sekaligus menumbuhkan karakter peduli alam dan semangat belajar kontekstual.

Iklan