,

Seminar Lingkungan Dema IAIN Bone, Aksi Nyata Dirangkaikan Penanaman Ratusan Bibit Pohon

Tim Redaksi
25 Apr 2026, 4/25/2026 WIB Last Updated 2026-04-25T12:07:25Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri Bone berkolaborasi dengan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) sukses menggelar seminar lingkungan bertajuk Go Green yang dirangkaikan dengan pembagian dan penanaman ratusan bibit pohon. Kegiatan ini menjadi refleksi sekaligus aksi nyata dalam memperingati Hari Bumi.


Berlangsung di Gedung PKK sejak pukul 09.00 WITA, kegiatan ini diikuti lebih dari 150 peserta yang berasal dari organisasi mahasiswa internal, komunitas pecinta alam di Bone, hingga delegasi pelajar dari berbagai sekolah. Antusiasme peserta terlihat sejak registrasi, di mana setiap peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan masing-masing.


Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III IAIN Bone, Prof. Dr. Sarifa Suhra, M.Pd.I,   dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab spiritual manusia. “Merawat lingkungan berarti merawat diri sendiri. Kita diberi amanah oleh Allah sebagai khalifah di bumi untuk menjaga dan merawatnya,” ujarnya, disertai syair reflektif tentang lingkungan.


Presiden Mahasiswa IAIN Bone, Muhammad Farhan, menekankan bahwa peringatan Hari Bumi tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Ia menyebut seminar ini sebagai ruang refleksi agar kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan dalam aksi nyata. Farhan juga menyoroti kondisi lingkungan Indonesia yang kian mengkhawatirkan, termasuk deforestasi dan tingginya produksi sampah plastik. “Ini bukan sekadar angka, tetapi alarm bahaya bagi masa depan,” tegasnya.


Senada dengan itu, Ketua Mapala IAIN Bone, Muhammad Alif Fajriawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif. “Perubahan harus dimulai dari sekarang, dan itu dimulai dari kita semua,” ujarnya.


Seminar menghadirkan sejumlah pemateri kompeten, di antaranya Direktur Pascasarjana IAIN Bone, Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc.,M.A., yang membahas konsep ekoteologi dalam perspektif Islam. Ia menegaskan bahwa kerusakan lingkungan tidak terlepas dari perilaku manusia yang eksploitatif. “Sebagai khalifah, manusia bertanggung jawab menjaga keseimbangan alam, bukan merusaknya,” jelasnya.


Pemateri lainnya, Andi Takdir, menyoroti isu perubahan iklim serta pentingnya adaptasi sebagai langkah strategis menghadapi tantangan tersebut. Sementara itu, Arismayanti,S.Ag,M.Ag., menyampaikan pesan lingkungan melalui puisi yang menggambarkan kegelisahan alam terhadap perilaku manusia.


Sebagai bentuk aksi nyata, panitia membagikan lebih dari 500 bibit pohon yang kemudian ditanam di Kampus II IAIN Bone. Bibit tersebut terdiri dari pohon jati, mahoni, jambu, dan sirsak.


Kegiatan ini dilatarbelakangi meningkatnya krisis lingkungan global, mulai dari perubahan iklim, deforestasi, hingga persoalan sampah yang semakin kompleks. Melalui kolaborasi ini, DEMA dan Mapala IAIN Bone berharap dapat menjadi motor penggerak kesadaran ekologis di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas.


Menutup kegiatan, Muhammad Farhan menyampaikan pesan reflektif, “Ketika pohon terakhir ditebang, sungai terakhir dikeringkan, dan ikan terakhir ditangkap, saat itulah kita akan sadar bahwa uang tidak bisa menggantikan alam.”


Dengan menggabungkan edukasi dan aksi nyata, kegiatan ini menjadi contoh konkret peran aktif organisasi mahasiswa dalam menjawab tantangan lingkungan secara sistematis dan berkelanjutan.