,

Polantas Menyapa Kurir SPX Express, Satlantas Polres Bone Gaungkan Keselamatan Jelang Operasi 2026

Tim Redaksi
30 Jan 2026, 1/30/2026 WIB Last Updated 2026-01-31T07:33:09Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti basecamp Komunitas Kurir SPX Express di Jalan Lapatau, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sabtu pagi (31/1/2026).


Di sela rutinitas padat para kurir yang menjadi ujung tombak distribusi barang harian, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Bone hadir membawa pesan penting tentang keselamatan berlalu lintas.


Kegiatan bertajuk Polantas Menyapa ini digelar menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026. Dengan mengedepankan pendekatan humanis, personel Satlantas menggandeng komunitas kurir untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, menyampaikan bahwa kurir merupakan kelompok pengguna jalan yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi karena intensitas mobilitas yang padat setiap hari.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari beraktivitas di jalan seperti kurir. Mereka rentan terhadap risiko kecelakaan, sehingga penting untuk terus diingatkan tentang keselamatan,” ujarnya.


Dalam suasana santai dan penuh kehangatan, personel memberikan penyuluhan mengenai pentingnya penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta menjaga kondisi fisik dengan istirahat yang cukup sebelum berkendara.


AKP Musmulyadi menambahkan, sosialisasi yang dilakukan secara dialogis dinilai lebih efektif karena membuka ruang komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat.


“Sosialisasi semacam ini jauh lebih efektif karena disampaikan langsung dalam suasana santai. Kami juga menerima masukan dari mereka, sehingga terbangun komunikasi yang baik,” jelasnya.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya preemtif dan preventif Satlantas Polres Bone dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas di jalan raya.


“Kami ingin membentuk kesadaran kolektif. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas polisi. Kami memahami ritme kerja teman-teman kurir yang cepat dan padat, namun justru karena itu penting untuk tetap tertib agar bisa pulang ke rumah dengan selamat,” pungkasnya. (*)

Iklan