,

Kunjungi BNNK Bone, Bupati Andi Asman Tegaskan Komitmen “Zero Narkoba” dan Siapkan Regulasi Ketat untuk ASN

Tim Redaksi
27 Apr 2026, 4/27/2026 WIB Last Updated 2026-04-28T03:30:16Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone di Klinik Pratama Marennu Deceng, Jl. Kompleks Stadion Lapatau, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (28/4/2026).


Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan tasyakuran Klinik Pratama Marennu Deceng sekaligus menjadi momentum purnabakti Kasubag Umum BNNK Bone, Drs. Andi Sadikin.


Kehadiran Bupati Bone disambut langsung Kepala BNNK Bone, AKBP H. Risman Sani, S.Ag., bersama jajaran.


Dalam sambutannya, Risman Sani menjelaskan bahwa Klinik Pratama Marennu Deceng yang dibangun pada 2023 difokuskan sebagai pusat layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Hingga saat ini, layanan rehabilitasi rawat jalan telah menjangkau sekitar 200 orang.


“Kami akan terus memaksimalkan fasilitas ini agar proses rehabilitasi berjalan optimal sehingga para penyalahguna dapat pulih dan kembali ke masyarakat. Terima kasih atas kunjungan dan dukungan Bapak Bupati,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kinerja BNNK Bone sekaligus menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bone dalam memerangi narkoba.


Ia juga memberikan penghargaan kepada Drs. Andi Sadikin atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas.


“Selamat memasuki masa purnabakti. Dedikasi dan nilai-nilai yang telah ditunjukkan menjadi teladan bagi seluruh jajaran,” ucapnya.


Lebih lanjut, Bupati menegaskan tingkat kepercayaannya terhadap BNN dalam upaya menutup ruang peredaran narkoba di daerah.


“Tingkat kepercayaan saya kepada BNN di atas 90 persen. Karena itu, kerja sama ini harus terus diperkuat untuk benar-benar menutup pintu peredaran narkoba di Kabupaten Bone,” tegasnya.


Sebagai langkah konkret, Bupati mengungkapkan rencana penerapan regulasi wajib bebas narkoba bagi seluruh pegawai lingkup Pemkab Bone, baik ASN, PPPK, maupun PJLP.


“Ke depan, seluruh pegawai wajib bebas narkoba. Ini akan menjadi syarat dalam berbagai aspek, mulai dari pernikahan, kenaikan pangkat, mutasi, promosi jabatan hingga fasilitas lainnya,” jelasnya.


Tak hanya itu, ia juga mendorong BNNK Bone untuk lebih proaktif dalam upaya pencegahan dengan turun langsung ke lapangan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.


Bupati bahkan berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara menyeluruh di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan lingkungan pemerintahan benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba.


“Kita tidak boleh lengah. Saya minta BNNK Bone menjemput bola, lakukan sosialisasi, dan bersama-sama kita akan sidak di seluruh OPD. Pastikan tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Bone,” pungkasnya.