Oleh : Adriyaningsih
Penggunaan media sosial yang semakin intens di kalangan pelajar kini mulai berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar. Sejumlah guru mengungkapkan bahwa siswa kerap kesulitan menjaga fokus saat mengikuti pelajaran, baik di kelas maupun saat belajar mandiri di rumah.
Kondisi ini banyak dialami oleh pelajar tingkat sekolah menengah yang sehari-harinya tidak lepas dari gawai. Akses mudah ke berbagai platform seperti Instagram dan TikTok membuat waktu belajar sering terganggu oleh aktivitas berselancar di dunia maya.
Menurut beberapa orang tua, perubahan perilaku anak terlihat dari kebiasaan menunda tugas dan lebih memilih membuka media sosial. Hal ini diperkuat oleh adanya notifikasi yang terus muncul serta konten yang dinilai lebih menarik dibandingkan materi pelajaran.
Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi juga dirasakan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bone dan sekitarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan penggunaan smartphone di kalangan remaja turut memperparah kondisi ini.
Akibatnya, sejumlah pelajar mulai menunjukkan penurunan prestasi akademik. Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah bersama orang tua berupaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengatur waktu serta menggunakan media sosial secara bijak.
Upaya ini diharapkan dapat membantu pelajar kembali memprioritaskan kegiatan belajar, sehingga mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan hiburan dan tanggung jawab akademik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi