Pengikut

Translate

,

BAZNAS Bone Luncurkan Beasiswa Cendekia 2026, 39 Mahasiswa Terima Bantuan hingga Semester Delapan

Tim Redaksi
28 Jul 2026, 7/28/2026 WIB Last Updated 2026-07-29T03:45:44Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone resmi meluncurkan Program Beasiswa Cendekia BAZNAS Tahun 2026 sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.


Peluncuran program berlangsung di Aula Masjid Agung Al Ma'arif, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone, Rabu (29/7/2026), dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda Bone, Rektor IAIN Bone, Rektor UNM Kampus VI Bone, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Kabag Kesra Setda Bone, Ketua beserta jajaran BAZNAS Bone, serta para penerima beasiswa yang didampingi orang tua atau wali.


Peluncuran program dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada 39 mahasiswa yang dinyatakan lolos setelah melalui seluruh tahapan seleksi Program Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Bone Tahun 2026.


Ketua Panitia Seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Bone, Haryany, S.Ag., M.H., menjelaskan bahwa program ini merupakan inovasi baru BAZNAS Bone di bidang pendidikan yang mulai direalisasikan pada tahun 2026.


Sebanyak 54 mahasiswa mengikuti proses seleksi yang meliputi pendaftaran, verifikasi administrasi, wawancara, hingga survei lapangan. Dari jumlah tersebut, hanya 39 mahasiswa yang memenuhi seluruh persyaratan dan berhak menerima bantuan pendidikan hingga semester delapan.


"Program Beasiswa Cendekia ini merupakan ikhtiar BAZNAS Kabupaten Bone untuk menghadirkan akses pendidikan bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Seleksi dilakukan secara berjenjang, mulai dari administrasi, wawancara hingga survei lapangan agar bantuan tepat sasaran," ujar Haryany.


Ia mengajak seluruh penerima beasiswa memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya sebagai bekal menyelesaikan pendidikan, sekaligus tidak melupakan peran orang tua, pemerintah, para muzakki, dan seluruh pihak yang telah mendukung pengelolaan zakat melalui BAZNAS.


Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bone, Drs. H. Zainal Abidin, mengatakan Program Beasiswa Cendekia menjadi salah satu program unggulan BAZNAS di bidang pendidikan. Pada tahap perdana, penerima beasiswa berasal dari IAIN Bone dan UNM Kampus VI Bone yang telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan BAZNAS Bone.


Menurutnya, seluruh penerima telah melalui verifikasi faktual agar bantuan benar-benar diberikan kepada mahasiswa yang layak.


"Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang dititipkan masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang berhak. Karena itu seluruh calon penerima kami datangi langsung untuk melihat kondisi riil keluarga mereka," ungkap Zainal Abidin.


Ia mengaku banyak menemukan kisah perjuangan mahasiswa yang tetap bertahan melanjutkan pendidikan meski berada dalam keterbatasan ekonomi.


"Harapan kami, semakin banyak perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan BAZNAS sehingga pada tahun-tahun mendatang semakin banyak mahasiswa di Kabupaten Bone yang dapat merasakan manfaat program beasiswa ini," katanya.


Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Bone yang menghadirkan program beasiswa sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan daerah.


Menurutnya, pendidikan merupakan cara paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus melahirkan generasi yang mampu membawa Kabupaten Bone semakin maju.


"Pemerintah Kabupaten Bone memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk memutus rantai kemiskinan dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul," tegasnya.


Andi Akmal juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


"Kami telah berkomitmen untuk memperkuat dukungan terhadap BAZNAS. Semoga kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS terus berkembang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat Bone," ujarnya.


Ia menambahkan, pemerintah akan terus mendorong pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.


"Tidak boleh ada anak Bone yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Pemerintah akan terus mendorong akses pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat hingga membuka peluang dukungan bagi mereka yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi," tandasnya.


Pada kesempatan itu, perwakilan penerima beasiswa, Tasya Nufarah Dilla, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Bone.


"Beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus belajar, berprestasi, dan mengejar cita-cita. Insya Allah amanah ini akan kami jaga sebaik-baiknya, dengan harapan suatu saat kami juga dapat menjadi bagian dari para muzakki yang membantu generasi berikutnya," ucap Tasya.


Program Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Bone diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat melalui bidang pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi