UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Desa Tadang Palie, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone bersama warga bergotong royong membersihkan akses menuju lokasi pembangunan jembatan gantung, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan di sela pelaksanaan program TMMD ke-129 yang tengah berlangsung di Desa Tadang Palie. Sejak sekitar pukul 07.00 Wita, warga dan personel Satgas bahu-membahu membersihkan sampah serta merapikan area di sepanjang jalan menuju jembatan.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, mereka mengumpulkan sampah dan membersihkan lingkungan sekitar. Suasana gotong royong pun terasa begitu kental. Warga dan personel TNI bekerja bersama tanpa sekat.
Di sela aktivitas, mereka juga terlihat saling bercengkerama. Obrolan ringan dan candaan sesekali terdengar, membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Saling memberikan semangat menjadi bagian dari kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Tak hanya membersihkan akses jalan, Satgas TMMD bersama warga juga mengecat jembatan dengan nuansa merah putih.
Warna merah dan putih dipilih sebagai simbol semangat nasionalisme sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Jembatan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD itu kini tampak semakin semarak dengan sentuhan warna merah putih.
Semarak kemerdekaan juga terlihat di sepanjang jalan menuju lokasi jembatan. Rumah-rumah warga dihiasi tiang bendera yang terbuat dari bambu. Bendera Merah Putih dan umbul-umbul dipasang berjajar di sepanjang jalan desa.
Pemandangan tersebut membuat suasana Desa Tadang Palie semakin terasa memasuki bulan kemerdekaan.
Komandan Kodim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Semangat kemerdekaan kita wujudkan bersama masyarakat. Bukan hanya dengan memasang bendera, tetapi juga melalui gotong royong membersihkan lingkungan dan memperindah fasilitas yang ada,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan sederhana seperti bersih-bersih dan pengecatan jembatan memiliki nilai penting dalam memperkuat kebersamaan.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi bagaimana TNI bisa hadir dan bekerja bersama masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini yang harus terus kita jaga,” katanya.
Laode menyebut kegiatan gotong royong tersebut menjadi gambaran semangat kebersamaan masyarakat Desa Tadang Palie dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Merah putih yang menghiasi jalan, rumah warga hingga jembatan menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” tandasnya.
Sementara itu, warga Desa Tadang Palie, Muhammad Tang, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kami senang bisa bersama-sama membersihkan jalan dan mempercantik jembatan. Apalagi sebentar lagi HUT Kemerdekaan, jadi suasananya semakin terasa,” kata Muhammad Tang.
Ia mengatakan kebersamaan antara warga dan personel Satgas membuat pekerjaan menjadi lebih ringan.
“Kami saling membantu, sambil bekerja juga saling bercengkerama dan memberikan semangat. Jadi tidak terasa capek,” ujarnya.
Muhammad Tang berharap keberadaan jembatan gantung tersebut nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Kami berharap jembatan ini segera selesai dan bisa digunakan masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD yang sudah bersama-sama dengan warga,” tuturnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi