Pengikut

Translate

,

Borong 39 Penghargaan dalam Dua Bulan, Siswa SMP Islam Athirah Bone Ukir Prestasi hingga Tingkat Nasional

Tim Redaksi
20 Okt 2026, 10/20/2026 WIB Last Updated 2026-10-20T10:43:06Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Torehkan Prestasi Gemilang, SMP Islam Athirah Bone Borong 39 Penghargaan dari Berbagai Ajang


Siswa-siswi SMP Islam Athirah Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, sejak 1 September hingga Oktober 2026, mereka berhasil mengumpulkan sedikitnya 39 penghargaan dari berbagai kompetisi bergengsi tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.


Deretan prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan peserta didik di berbagai bidang, mulai dari olahraga, akademik, kepalangmerahan, debat, hingga kreativitas digital.


Momen penyerahan trofi secara simbolis dilakukan oleh para siswa berprestasi setelah pelantikan KPUS 2026. Satu per satu, mereka menyerahkan piala dan penghargaan yang berhasil diraih sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan pencapaian selama mengikuti berbagai kompetisi.


Di bidang olahraga, Qisyafani Afaf menjadi salah satu siswa yang mencuri perhatian. Ia berhasil menyabet tiga medali dalam ajang Open Tournament Pencak Silat Nasional Beach Championship I, termasuk medali emas pada kategori tanding tingkat nasional.


Prestasi tersebut berlanjut pada Kejuaraan Pencak Silat Arung Palakka Championship tingkat provinsi. Qisyafani kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih dua medali emas.


Sementara itu, Alya Zhalfa Atalia turut menyumbangkan medali emas melalui cabang taekwondo pada ajang POMSAE Festival E11venkick Challenge 2026 tingkat provinsi. Di cabang olahraga lainnya, Muh. Rezky Febriadi berhasil meraih Juara 2 dalam Pickleball Tournament 2026 tingkat provinsi.


Prestasi membanggakan juga datang dari ajang Volunteer of Red Cross Competition Camp (VORCEA) yang diselenggarakan UPT SMAN 22 Bone. Kontingen SMP Islam Athirah Bone tampil dominan dengan memborong 13 gelar juara dari berbagai kategori.


Dalam kompetisi tersebut, M. Ravief Radithya Kahar dinobatkan sebagai The Best of VORCEA atau Duta PMR tingkat provinsi. Sementara itu, Amilia Shahia Laily meraih Juara 1 kategori Presentasi Komunikatif, Informatif, dan Edukatif.


Kemampuan siswa dalam berargumentasi juga terbukti melalui ajang Sultraction Vol. II 2026 pada cabang Lomba Debat Bahasa Indonesia tingkat provinsi. Amilia Shahia Laily berhasil meraih predikat Best Speaker 1, sedangkan Aqifa Ulfa Syahriani menyabet predikat Best Speaker 3.


Di bidang akademik, tradisi prestasi tetap terjaga melalui partisipasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten serta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama.


Salah satu pencapaian yang menonjol diraih Mahmud Alwan Abidin yang berhasil menjadi Juara 1 Matematika Terintegrasi.


Dominasi dalam bidang sains dan matematika semakin diperkuat melalui ajang SEKSOS.COM 2026 di SMAN 5 Parepare. Dalam kompetisi tersebut, Taslim meraih Juara 1 Olimpiade Fisika, sedangkan Rayhan Achmad berhasil menjadi Juara 1 Battle of Brain. Prestasi lainnya turut diraih melalui kompetisi beregu pada ajang ARITMATIKA UIN Alauddin dan Talenta Fair SMAN 3 Bone.


Pencapaian tak kalah membanggakan datang dari Biology Open Day (BODY) Universitas Negeri Makassar. SMP Islam Athirah Bone berhasil membawa pulang gelar Juara Umum sekaligus Piala Bergilir.


Keberhasilan tersebut turut ditopang prestasi siswa dalam cabang Lomba Video Edukatif tingkat provinsi. Tim sekolah berhasil memborong Juara 1, Juara 2, dan Juara Favorit sekaligus, menunjukkan kemampuan peserta didik dalam mengembangkan kreativitas serta menyampaikan pesan edukatif melalui media digital.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Erwin B, menyampaikan bahwa deretan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa lingkungan belajar yang kondusif serta sistem pembinaan ekstrakurikuler yang terstruktur mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.


Menurutnya, keberhasilan siswa tidak terlepas dari proses pembinaan yang mendorong mereka untuk terus mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta berani berkompetisi di berbagai tingkatan.


Sementara itu, Nuraeni yang secara langsung menerima trofi-trofi penghargaan tersebut mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian para siswa.


Baginya, keberhasilan tersebut bukan sekadar tentang piala dan medali, melainkan juga menjadi bukti terbentuknya karakter peserta didik yang tangguh, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan.


Dengan raihan 39 penghargaan dalam waktu kurang dari dua bulan, SMP Islam Athirah Bone kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di berbagai bidang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi