UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., turun langsung memantau kebersihan lingkungan di Kelurahan Walannae, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan melalui jalan pagi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone sebagai bagian dari persiapan menghadapi Penilaian Adipura 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Bone bersama rombongan menyusuri sejumlah titik untuk melihat secara langsung kondisi kebersihan jalan, kawasan permukiman, fasilitas umum, hingga pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Pemantauan ini turut diikuti Asisten III Setda Bone, Staf Ahli Bupati, Kepala Bappeda, Camat Tanete Riattang beserta jajaran, serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendorong terwujudnya lingkungan Kabupaten Bone yang bersih, tertata, asri, dan nyaman bagi masyarakat.
Selain memantau kondisi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi menjelang pelaksanaan penilaian Adipura. Hasil pemantauan diharapkan menjadi dasar bagi perangkat daerah dan pemerintah setempat untuk melakukan perbaikan secara terarah dan berkelanjutan.
Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari kebersihan jalan dan kawasan permukiman, kondisi fasilitas umum, penanganan sampah, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Persiapan menghadapi Adipura, menurutnya, perlu dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
Kebersihan lingkungan tidak seharusnya hanya menjadi perhatian ketika menjelang penilaian, tetapi perlu diterapkan sebagai kebiasaan sehari-hari yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan lingkungan dapat ditangani secara efektif dan memberikan dampak nyata.
Masyarakat juga diharapkan semakin disiplin membuang sampah pada tempatnya, mengurangi timbulan sampah, serta menjaga kebersihan saluran drainase dan fasilitas umum. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mencegah penumpukan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Di sisi lain, perangkat daerah dan pemerintah wilayah didorong untuk terus meningkatkan koordinasi melalui pemantauan rutin, penataan kawasan, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik.
Persiapan Penilaian Adipura 2026 menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Bone untuk memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas lingkungan. Upaya pembenahan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut melalui program yang konsisten dan berkesinambungan.
Melalui kegiatan jalan pagi dan pemantauan lingkungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya hidup bersih sekaligus mengoptimalkan persiapan menghadapi Penilaian Adipura 2026.
Semangat gotong royong, kepedulian masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor diharapkan menjadi modal utama dalam mewujudkan Kabupaten Bone yang bersih, sehat, tertata, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Bone Maberre dan pemerintahan BerAmal.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi