UJUNGPENAMEDIA.COM,SINJAI--Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-462 Kabupaten Sinjai yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Jumat (27/2/2026).
Kehadiran Wakil Bupati Bone disambut langsung oleh Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, di Rumah Jabatan Bupati sebelum mengikuti rangkaian kegiatan peringatan hari jadi daerah tersebut.
Peringatan Hari Jadi Sinjai tahun ini mengusung tema “Tumbuh Berdaya Melaju Bersama”, yang mencerminkan semangat kolektif masyarakat dan pemerintah dalam mendorong kemajuan serta kemandirian daerah.
Dalam rapat paripurna, Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman, membacakan sejarah singkat Kabupaten Sinjai. Ia menjelaskan bahwa terbentuknya Kabupaten Sinjai tidak terlepas dari perjalanan sejarah kerajaan-kerajaan konfederasi TellulimpoE dan persekutuan kerajaan PitulimpoE.
Wilayah bekas kerajaan tersebut kemudian menjadi dasar terbentuknya Kabupaten Sinjai yang resmi berdiri pada 20 Oktober 1959 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1959. Momentum Hari Jadi ke-462 ini pun menjadi tonggak bersejarah bagi masyarakat Bumi Panrita Kitta.
Pada kesempatan tersebut, Andi Akmal Pasluddin menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas perjalanan panjang Kabupaten Sinjai.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone dan seluruh masyarakat Bone, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-462 Kabupaten Sinjai. Semoga Sinjai semakin maju, berdaya saing, dan terus melaju bersama dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antarwilayah, khususnya antara Bone dan Sinjai yang memiliki kedekatan historis dan kultural.
“Sebagai daerah yang bertetangga dan memiliki kedekatan sejarah maupun budaya, Bone dan Sinjai harus terus mempererat kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah,” tambahnya.
Menurutnya, di usia yang semakin matang, Kabupaten Sinjai diharapkan terus tumbuh menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Tradisi saling menghadiri peringatan hari jadi daerah, lanjutnya, merupakan wujud silaturahmi sekaligus komitmen bersama dalam membangun daerah secara harmonis dan berkelanjutan.

