,

Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpotensi Dapat Kucuran Hingga Rp24 Miliar

Tim Redaksi
9 Apr 2026, 4/09/2026 WIB Last Updated 2026-04-10T04:55:14Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Dua desa di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berhasil masuk dalam nominasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas pemerintah pusat.


Kedua desa tersebut yakni Desa Usto di Kecamatan Mare dan Desa Bulu-Bulu di Kecamatan Tonra. Keduanya dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kampung nelayan berbasis pemberdayaan masyarakat dan modernisasi sektor perikanan.


Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menerima langsung kunjungan rombongan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang dipimpin oleh Novitria Setyawati. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Bone, Kantor Bupati Bone, Jumat (10/4/2026).


Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi sekaligus mempersiapkan survei lapangan yang akan dilaksanakan di dua desa calon kampung nelayan tersebut.


Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi nelayan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Setiap kampung nelayan yang terpilih dalam program ini diketahui akan mendapatkan alokasi anggaran berkisar antara Rp20 miliar hingga Rp24 miliar.


Sebelumnya, Kabupaten Bone juga telah merasakan manfaat program serupa melalui pembangunan kampung nelayan di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara.


Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.


“Pemerintah Kabupaten Bone menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami berharap dapat lolos dalam tahap seleksi,” ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Bone berharap dua desa yang masuk nominasi ini dapat melaju hingga tahap akhir, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan serta menghadirkan pembangunan yang lebih modern di sektor perikanan.(*)