Pengikut

Translate

,

Biaya Hidup Meningkat, Mahasiswa Harus Bijak Mengelola Pengeluaran

Tim Redaksi
27 Jun 2026, 6/27/2026 WIB Last Updated 2026-06-27T12:34:02Z

Oleh : Riski Aulia 

Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Unim Bone 


Meningkatnya biaya hidup dalam beberapa bulan terakhir menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa, terutama mereka yang tinggal di kos dan bergantung pada uang saku dari orang tua. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya makan, transportasi, hingga kebutuhan kuliah membuat mahasiswa dituntut lebih bijak dalam mengelola keuangan.


Sejumlah mahasiswa mengaku mulai mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting. Mereka memilih memasak sendiri, membawa bekal ke kampus, memanfaatkan transportasi umum, serta membatasi pengeluaran untuk hiburan dan belanja agar kebutuhan utama tetap terpenuhi.


Salah seorang mahasiswa mengatakan bahwa menyusun anggaran bulanan menjadi cara yang efektif untuk mengontrol pengeluaran. Dengan membuat daftar kebutuhan, uang saku dapat digunakan secara lebih terarah dan tidak cepat habis.


Pengamat ekonomi menilai bahwa kondisi kenaikan biaya hidup mendorong masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk meningkatkan literasi keuangan. Kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan dinilai penting agar kondisi keuangan tetap stabil.


Melalui kebiasaan hidup hemat dan pengelolaan keuangan yang baik, mahasiswa diharapkan mampu menghadapi kenaikan biaya hidup tanpa mengganggu aktivitas perkuliahan. Sikap bijak dalam mengatur pengeluaran juga menjadi bekal yang bermanfaat untuk kehidupan di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi