Pengikut

Translate

,

UKM KPI Unhas Luncurkan Program "Mannennungeng: Smart Hydro Loop", Siap Dongkrak Produktivitas Petani Bone

Tim Redaksi
29 Jun 2026, 6/29/2026 WIB Last Updated 2026-06-29T07:42:38Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin menggelar sosialisasi perdana program "Mannennungeng: Smart Hydro Loop" di Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal implementasi program pertanian cerdas dan berkelanjutan yang dikembangkan bersama masyarakat desa.


Sosialisasi dihadiri Kepala Desa Kajaolaliddong Muh. Yunus beserta perangkat desa, Ketua BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Camat Barebbo Ahmad Ahmadi, 13 ketua kelompok tani bersama anggotanya, Ketua PKK dan anggota, warga setempat, pengurus UKM KPI Unhas, serta dosen pendamping. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap pelaksanaan program.


Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menegaskan komitmen tim untuk mendampingi petani secara berkelanjutan, mulai dari tahap persiapan, penanaman hingga panen.


"Kami tidak hanya hadir untuk memperkenalkan program, tetapi juga berkomitmen mendampingi petani hingga program ini benar-benar memberikan dampak nyata. Target kami meningkatkan produktivitas padi dari 3 ton menjadi 5 ton per hektare, menghemat penggunaan air hingga 25 persen, serta mengurangi penggunaan pupuk kimia sampai 50 persen," ujarnya.


Dalam sosialisasi tersebut, tim memperkenalkan empat fokus utama program, yakni Uwai Tuo (sistem irigasi AWD berbasis Internet of Things/IoT), Pabbura (pengolahan limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik), Warani & Garisi' (mitigasi hama dengan teknologi ramah lingkungan dan pola tanam adaptif), serta Sikola P4S yang berfokus pada penguatan kelembagaan petani melalui kurikulum dan modul pelatihan.


Kepala Desa Kajaolaliddong, Muh. Yunus, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Unhas yang dinilai mampu menjawab tantangan produktivitas dan efisiensi pertanian di desanya.


"Program ini sangat relevan dengan kebutuhan petani kami. Pemerintah desa siap memberikan dukungan penuh agar pelaksanaannya berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.


Senada dengan itu, perwakilan Camat Barebbo, Ahmad Ahmadi, berharap program tersebut dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayahnya.


"Kami mendukung penuh program ini dan siap memfasilitasi koordinasi dengan dinas teknis maupun pihak terkait agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," ujarnya.


Dosen pendamping, Muh. Adnan Kasogi, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan perdesaan.


"Pendampingan yang diberikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan petani agar mampu mandiri. Kami berharap program ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat," tuturnya.


Usai sosialisasi, tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas akan melanjutkan program melalui pelatihan teknis, pendampingan lapangan, serta pemasangan perangkat di lahan demplot. Program dijadwalkan berlangsung hingga Oktober 2026 dengan harapan Mannennungeng: Smart Hydro Loop dapat menjadi model pertanian cerdas berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi