Pengikut

Translate

,

Bupati Bone Pimpin Ribuan Peserta Kerja Bakti Massal, Ajak Warga Jadikan Gotong Royong sebagai Budaya

Tim Redaksi
23 Jul 2026, 7/23/2026 WIB Last Updated 2026-07-24T05:45:13Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memimpin apel ribuan peserta kerja bakti massal di Lapangan Merdeka Watampone, Jumat (24/7/2026).


Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, instansi vertikal, lembaga pendidikan, hingga masyarakat ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.


Apel diikuti peserta dari Kementerian Agama (Kemenag) Bone, Korem 141/Toddopuli, Polres Bone, Kodim 1407/Bone, Denpom XIV/1 Bone, Yonarmed 21/105 Kawali, Batalyon TP 920 Lasalaga, Batalyon Brimob Yon C Tenribetta, Kompi Senapan C 726 Tamalatea, Lapas Kelas IIA Watampone, Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Basarnas Bone, RSUD Tenriawaru, RSUD Datu Pancaitana, para camat, sekolah, hingga mahasiswa se-Kabupaten Bone.


Dalam arahannya, Bupati Andi Asman menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.


"Kebersihan adalah tanggung jawab kita semua. Bone yang bersih tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Mari kita jadikan kerja bakti ini sebagai budaya dan bagian dari kehidupan sehari-hari," ujar Andi Asman.


Ia menilai semangat gotong royong merupakan kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan asri.


Menurutnya, komitmen tersebut telah membuahkan hasil dengan diraihnya peringkat ke-10 nasional dalam kinerja pengelolaan sampah kategori bupati dan wali kota se-Indonesia.


"Prestasi ini patut kita syukuri, tetapi jangan membuat kita cepat puas. Justru ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi agar Bone menjadi daerah yang semakin bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat," katanya.


Untuk mendukung pelaksanaan kerja bakti, setiap instansi mengerahkan satu pleton personel. Sementara sekolah di Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, dan Tanete Riattang Timur masing-masing mengikutsertakan 60 guru dan tenaga kependidikan. Para camat juga diminta melibatkan lurah serta masyarakat di wilayahnya.


Seluruh peserta diwajibkan membawa peralatan kerja masing-masing guna mempercepat proses pembersihan di lokasi yang telah dibagi berdasarkan zona kerja.


Melalui kerja bakti massal ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, instansi vertikal, dunia pendidikan, dan masyarakat terus terjaga sehingga budaya gotong royong semakin kuat serta mampu mewujudkan Bone yang bersih, sehat, asri, dan nyaman untuk dihuni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi