Pengikut

Translate

,

Perkuat Satu Data Indonesia, ASN Diskominfo Sulsel Ikuti Bimtek Statistik dan Metadata BPS

Tim Redaksi
22 Jul 2026, 7/22/2026 WIB Last Updated 2026-07-22T23:03:51Z


UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR--Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia (SDI) dengan meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan ASN Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Sulsel dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Metadata dan Rekomendasi Statistik yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan.


Bimtek yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 di Kantor BPS Sulsel ini dibuka langsung oleh Kepala BPS Sulsel, Aryanto. Selama lima hari, peserta mendapatkan materi terkait penyusunan metadata statistik sektoral, mekanisme rekomendasi statistik, analisis dan pengolahan data, pembuatan infografis, dashboard, publikasi data, hingga pengembangan aplikasi guna memperkuat tata kelola data pemerintah.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi penyelenggara Satu Data Indonesia, khususnya Diskominfo SP sebagai Wali Data Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.


"Bimtek ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam setiap tahapan penyelenggaraan statistik sektoral sehingga memudahkan penyediaan data dan informasi, sekaligus mendorong kolaborasi untuk meningkatkan kualitas statistik di lingkup instansi maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya.


Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman ASN mengenai penyelenggaraan statistik sektoral, memperbaiki kualitas data secara berkelanjutan, serta mendukung Reformasi Birokrasi, Satu Data Indonesia, dan Sistem Statistik Nasional yang andal, efektif, serta efisien.


Statistisi Ahli Muda Diskominfo SP Sulsel, Andi Diah Ismiranti Baso, menjelaskan bimtek merupakan hasil kolaborasi antara BPS sebagai pembina data statistik dan Diskominfo SP Sulsel sebagai Wali Data Provinsi Sulawesi Selatan.


Menurutnya, seluruh bidang di Diskominfo SP Sulsel dilibatkan sesuai tugas dan fungsinya, mulai dari bidang statistik, hubungan masyarakat, aplikasi informatika, sekretariat melalui PPID, hingga bidang persandian yang berkaitan dengan keamanan data.


"Semua bidang mengirimkan perwakilan mengikuti kegiatan ini. Jadi, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung melakukan praktik," katanya.


Selain ASN Diskominfo SP Sulsel, kegiatan ini juga diikuti peserta dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan sebagai objek penyusunan metadata statistik.


Sementara itu, Fungsional Pranata Humas Pertama Diskominfo SP Sulsel, Rezhita Adityana Akhmad, mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


"Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan akan menjadi bekal dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya.


Ia menambahkan, sinergi antara BPS dan perangkat daerah menjadi kunci agar penyelenggaraan statistik sektoral berjalan sesuai standar nasional.


"Harapannya, ilmu yang kami peroleh dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing sehingga kualitas pengelolaan data semakin baik dan mampu mendukung penyusunan kebijakan yang berbasis data," tuturnya.


Melalui peningkatan kapasitas ASN secara berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya menghadirkan data yang akurat, terintegrasi, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai fondasi perencanaan pembangunan yang efektif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi