Pengikut

Translate

,

KKN 116 Unhas Integrasikan Lima Program Kerja dalam Website Kampung Herbal Berua

Tim Redaksi
15 Sep 2026, 9/15/2026 WIB Last Updated 2026-09-15T14:36:58Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR-- Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Hasanuddin (Unhas), Muh. Rinaldi Ruslan, menghadirkan inovasi digital melalui program kerja individu KKN-T Prestasi Gelombang 116 bertajuk Digitalisasi Kampung Herbal Berua Berbasis Website.


Program yang dilaksanakan di RT 009/RW 006, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, tersebut menghasilkan portal digital kampungherbalberua.web.id sebagai pusat informasi Kampung Herbal Harmony.


Website itu tidak hanya berfungsi sebagai media dokumentasi, tetapi juga mengintegrasikan lima program kerja mahasiswa KKN dari lintas disiplin ke dalam satu ekosistem informasi digital.


Kelima program tersebut yakni HerbaCode, HerbaLoka, PEDULI, SIPETA atau pemetaan spasial penyakit, serta pemetaan persebaran kelompok umur.


Rinaldi berperan sebagai pengembang sekaligus integrator sistem. Ia merancang struktur informasi, antarmuka pengguna, basis data, halaman administrasi, hingga mekanisme integrasi berbagai luaran program KKN agar dapat diakses masyarakat melalui satu portal.


“Website ini saya rancang sebagai ruang bersama untuk mengintegrasikan berbagai luaran teman-teman KKN. Jadi bukan hanya menjadi dokumentasi kegiatan, tetapi menjadi pusat informasi yang bisa terus digunakan masyarakat,” ujar Muh. Rinaldi Ruslan.


Salah satu fitur yang dihadirkan adalah integrasi HerbaCode. Data tanaman obat keluarga (TOGA), zona kesehatan, serta informasi tanaman yang terdapat di ruas-ruas jalan Kampung Herbal Harmony disajikan dalam bentuk digital.


Informasi tersebut juga dihubungkan dengan QR Code yang ditempatkan pada media fisik di kawasan Kampung Herbal Harmony. Masyarakat maupun pengunjung cukup memindai QR Code menggunakan kamera telepon seluler untuk langsung diarahkan ke halaman website yang memuat informasi sesuai lokasi.


Konsep tersebut memungkinkan lingkungan fisik Kampung Herbal Harmony terhubung dengan sumber informasi digital yang dapat diperbarui secara berkelanjutan.


Selain itu, terdapat HerbaLoka yang mengangkat potensi ekonomi masyarakat. Produk-produk lokal warga didokumentasikan dan ditampilkan dalam katalog digital sehingga dapat menjadi sarana promosi bagi produk yang dihasilkan masyarakat Kampung Herbal Berua.


Pada aspek edukasi psikososial, portal mengintegrasikan PEDULI, yang menyediakan materi edukatif bagi kelompok anak, dewasa, maupun kelompok rentan. Materi tersebut dapat diakses masyarakat secara mandiri melalui perangkat digital.


Sementara di bidang pemetaan, website mengintegrasikan SIPETA atau pemetaan spasial penyakit serta data persebaran kelompok umur. Informasi tersebut disajikan secara visual dan agregat untuk membantu memberikan gambaran mengenai kondisi wilayah dan masyarakat.


Portal juga dilengkapi Peta Visual Kampung Herbal Harmony yang membantu masyarakat dan pengunjung mengenali pembagian kawasan, ruas jalan, fasilitas, serta titik-titik penting di lingkungan tersebut.


Tak hanya sebagai pusat informasi, website juga menyediakan fitur Kotak Saran sebagai kanal aspirasi masyarakat.


Melalui fitur tersebut, warga dapat menyampaikan saran, masukan, maupun kebutuhan terkait pengembangan Kampung Herbal Berua. Aspirasi yang masuk tersimpan dalam sistem dan dapat dipantau melalui dashboard administrasi oleh Ibu RT.


“Warga dapat memindai QR Code untuk membuka informasi di lapangan, menyampaikan aspirasi melalui Kotak Saran, sementara Ibu RT dapat memantau masukan tersebut melalui dashboard admin,” jelas Rinaldi.


Website tersebut juga menyediakan bagian Berita Terkini yang dapat digunakan untuk mempublikasikan berbagai informasi mengenai kegiatan masyarakat, agenda, program lingkungan, dokumentasi, hingga perkembangan Kampung Herbal Berua.


Pengembangan portal dilakukan secara bertahap, mulai dari identifikasi kebutuhan informasi, perancangan struktur dan antarmuka, pengembangan fitur dan basis data, integrasi konten lintas program, pengujian fungsi, hingga finalisasi.


Sistem juga dilengkapi dashboard administrasi yang memungkinkan pengelola memperbarui konten, mempublikasikan berita, serta memantau aspirasi masyarakat.


Rinaldi menekankan aspek keberlanjutan sebagai bagian penting dari program tersebut. Website diharapkan tidak berhenti sebagai luaran KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pengurus serta masyarakat setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.


“Portal ini diharapkan dapat terus dikembangkan, baik untuk memperbarui informasi tanaman, menambah produk warga, memperluas materi edukasi, memublikasikan berita, maupun memperbarui data dan peta kawasan sesuai kebutuhan,” katanya.


Program Digitalisasi Kampung Herbal Berua Berbasis Website merupakan bagian dari KKN-T Prestasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin. Kehadiran portal tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan Kampung Herbal Harmony sebagai kawasan yang sehat, hijau, produktif, dan berkelanjutan.


Dengan integrasi berbagai program lintas disiplin, portal kampungherbalberua.web.id diharapkan menjadi ruang bersama untuk edukasi, promosi, pemetaan, layanan aspirasi, publikasi, sekaligus dokumentasi Kampung Herbal Berua.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi