UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE --Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bone (UNIM Bone) di Desa Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, merealisasikan salah satu program kerja fisik dengan membangun dan membenahi tapal batas desa.
Tapal batas tersebut menjadi penanda wilayah administratif antara Desa Sailong dan Desa Ujung. Kehadiran penanda batas ini diharapkan dapat memperjelas wilayah geografis sekaligus mendukung tertib administrasi pemerintahan desa.
Koordinator Desa (Kordes) KKN UNIM Bone di Desa Sailong, Faizal, mengatakan program tersebut merupakan hasil observasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta tokoh masyarakat sejak mahasiswa tiba di lokasi KKN.
“Batas wilayah merupakan elemen yang sangat penting dalam tata kelola administrasi pemerintahan desa. Kami melihat penanda fisik di area perbatasan antara Desa Sailong dan Desa Ujung ini memerlukan pembaruan agar lebih jelas dan informatif. Oleh karena itu, kami bersama rekan-rekan kelompok berinisiatif membangun tugu dan plang batas desa yang lebih representatif,” ujar Faizal.
Dalam pengerjaannya, mahasiswa KKN UNIM Bone berkolaborasi dengan masyarakat setempat melalui kegiatan gotong royong. Prosesnya meliputi penentuan titik perbatasan berdasarkan dokumen desa, pengecoran tugu, hingga pengecatan dan pemberian identitas desa.
Desain tugu dibuat lebih mencolok agar mudah terlihat oleh masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di jalur poros penghubung kedua desa tersebut.
Kepala Desa Sailong, Sabaruddin, S.IP., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UNIM Bone yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi pemerintah dan masyarakat desa.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kinerja adik-adik mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Bone, khususnya di bawah koordinasi Nak Faizal. Pembuatan batas desa antara Sailong dan Ujung ini sangat membantu pemerintah desa,” ungkap Sabaruddin.
Menurutnya, pembangunan tapal batas tidak hanya memperjelas batas wilayah secara fisik, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan rampungnya pembangunan dan pemasangan tugu tapal batas tersebut, pemerintah desa berharap penataan administrasi kewilayahan di Kecamatan Dua Boccoe semakin tertib.
Program ini sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial mahasiswa serta komitmen civitas akademika UNIM Bone dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Bone.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi