Pengikut

Translate

,

251 Lulusan UNIM Bone Diwisuda, Wabup Andi Akmal Dorong Alumni Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

Tim Redaksi
3 Okt 2026, 10/03/2026 WIB Last Updated 2026-10-03T07:40:29Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Sebanyak 251 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone (UNIM Bone) resmi menyandang gelar sarjana dan pascasarjana pada Wisuda Angkatan VI Tahun Akademik 2026. Momentum akademik tersebut dihadiri Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., dan berlangsung di Ballroom Sentosa Hotel Novena, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/10/2026).


Rapat Senat Terbuka Luar Biasa tersebut diikuti 251 wisudawan dan wisudawati dari 13 program studi di lingkungan UNIM Bone, di antaranya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP).


Wisuda tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Komitmen Mencetak Lulusan Islami, Berkarakter dan Berdampak.” Tema tersebut menegaskan komitmen UNIM Bone untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai Islam, integritas, karakter, serta kepedulian terhadap masyarakat.


Rektor UNIM Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya memaparkan perkembangan institusi yang terus menunjukkan kemajuan. Di antaranya dengan hadirnya fakultas baru, yakni Fakultas Teknik dan Bisnis, capaian akreditasi institusi, serta pengembangan Program Magister (S2) Pendidikan Bahasa Indonesia.


UNIM Bone juga terus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional. Salah satunya melalui program magang ke Taiwan yang memberikan pengalaman kerja sekaligus kesempatan rekognisi mata kuliah.


Para lulusan juga diingatkan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Mereka diharapkan menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, menjunjung nilai-nilai Islam, berintegritas, jujur, amanah, serta mampu beradaptasi dengan perubahan melalui semangat pembelajar sepanjang hayat.


Lulusan juga didorong menjadi agen perubahan yang solutif dan inspiratif di tengah masyarakat, baik sebagai pendidik, birokrat, wirausahawan, aktivis maupun profesi lainnya, sekaligus tetap menjaga nama baik almamater.


Dalam kegiatan tersebut, Anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D., menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pilar Lulusan Pendidikan Tinggi di Era Hyper-Reality.”


Orasi tersebut menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulusan menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan realitas kehidupan. Lulusan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan landasan nilai.


Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Prof. Dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed., mengapresiasi perkembangan UNIM Bone yang dinilai menunjukkan capaian akademik dan prestasi membanggakan, termasuk dalam bidang riset, inovasi, dan prestasi mahasiswa.


LLDIKTI Wilayah IX juga mendorong UNIM Bone memperluas jejaring dan kerja sama internasional, sekaligus membuka program studi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, seperti smart farming, bio-pangan, kecerdasan buatan (AI), dan teknik mekatronika.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati S1 dan S2 UNIM Bone.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bone, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diraih bermanfaat sebagai awal perjalanan ke depan,” ujar Andi Akmal.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor beserta seluruh civitas akademika UNIM Bone atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bone. Penghargaan turut disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan hingga putra-putrinya berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.


Menurut Andi Akmal, para lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memberikan pengaruh positif terhadap pembangunan daerah. Terlebih, persentase masyarakat Bone yang menyelesaikan pendidikan tinggi masih perlu terus ditingkatkan.


“Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi pentahelix antara pemerintah dan perguruan tinggi. Dengan banyaknya perguruan tinggi di Bone, ini menjadi modal utama untuk membangun sumber daya manusia yang andal, memperbaiki ekonomi, infrastruktur, serta hubungan sosial masyarakat agar warga dapat menikmati pendidikan tinggi yang berkualitas,” jelasnya.


Pemerintah Kabupaten Bone, lanjutnya, mendukung upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin terjangkau bagi masyarakat.


Setelah berfokus pada perbaikan keuangan daerah dan pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas yang akan diperkuat. Termasuk peningkatan kualitas sekitar 15 ribu ASN, khususnya guru dan tenaga kesehatan, serta aparatur desa melalui kerja sama dengan perguruan tinggi lokal.


Andi Akmal juga mendorong perguruan tinggi di Bone membuka fakultas maupun program studi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah, termasuk bidang pertambangan dan kedokteran.


Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan dan fasilitasi sesuai kewenangan untuk mendorong pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Bone.


“Mari kita bersama-sama membangun sumber daya manusia dari Bone untuk Indonesia yang lebih maju,” tutupnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah, LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, pimpinan dan civitas akademika UNIM Bone, Forkopimda Kabupaten Bone, pimpinan perguruan tinggi, organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta orang tua dan pendamping wisudawan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi