UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE --Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., mengajak masyarakat membudayakan olahraga, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Minggu (1/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Bone didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti A. Akmal, S.P. Kegiatan CFD menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mendorong pola hidup sehat, meningkatkan kebugaran tubuh, sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
Turut hadir Asisten III Setda Bone, Kepala BKAD Bone, Kepala Bappeda Bone, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bone, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bone, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bone, Kepala Bagian Kesra Setda Bone, Kepala Bagian Ekonomi Setda Bone, Kepala Bagian Keuangan Setda Bone, Direktur PDAM Bone, serta Direktur Pancaitana Bone.
Dalam sambutannya, Andi Akmal menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai budaya dan bagian dari gaya hidup sehari-hari, bukan sekadar aktivitas sesekali.
"Olahraga seperti ini harus menjadi budaya dan lifestyle, sehingga kita semuanya sehat. Jangan terlalu banyak malas bergerak," pesannya.
Menurutnya, kegiatan CFD merupakan momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik sekaligus mengurangi pola hidup kurang bergerak.
Targetkan Lima Besar Adipura
Selain mengajak masyarakat berolahraga, Wabup Bone juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjelang kedatangan tim penilai Adipura.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bone menargetkan peningkatan prestasi dalam penilaian Adipura tahun ini, dari capaian 10 besar pada tahun sebelumnya menjadi lima besar.
Untuk mewujudkan target tersebut, Andi Akmal mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di wilayah perkotaan, agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan pengelolaan sampah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, telah melakukan intervensi kebersihan di sejumlah kelurahan wilayah perkotaan melalui kegiatan rutin setiap hari, kecuali Minggu.
Ia berharap upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan, bukan hanya ketika penilaian Adipura berlangsung.
Ajak Masyarakat Sukseskan Porprov Sulsel 2026
Pada kesempatan yang sama, Andi Akmal mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026, dengan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah.
Menurutnya, pelaksanaan Porprov diperkirakan akan mendatangkan sekitar 10.000 orang ke Kabupaten Bone. Karena itu, seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik, menjaga komunikasi, serta membantu para atlet dan kontingen yang datang.
Ia juga menyampaikan bahwa penerimaan obor Porprov dari Kabupaten Wajo dijadwalkan pada 6 November mendatang melalui Kecamatan Ajangale, sebelum diarak menuju Rumah Jabatan Bupati Bone.
"Porprov ini bukan hanya agenda pemerintah daerah, tetapi merupakan agenda kita bersama. Karena itu, dibutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat agar Bone dapat menjadi tuan rumah yang baik," ujarnya.
Andi Akmal turut mengajak masyarakat untuk meramaikan seluruh venue pertandingan, memberikan dukungan kepada para atlet, serta mendoakan kontingen Kabupaten Bone agar mampu mencapai target dua besar pada Porprov Sulsel 2026.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan atlet, ia menyebutkan bahwa Bupati Bone telah menyiapkan bonus sebesar Rp30 juta bagi atlet yang berhasil meraih medali emas.
Dukungan masyarakat, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana kompetisi yang meriah sekaligus membangkitkan semangat para atlet untuk mengharumkan nama daerah.
CFD Jadi Ruang Promosi UMKM Lokal
Tidak hanya berfokus pada olahraga dan kebersihan, Wabup Bone juga mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan CFD untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM yang berjualan di sekitar Lapangan Merdeka Watampone.
Ia mengimbau masyarakat agar menyempatkan diri membeli produk dagangan pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan nyata terhadap usaha mereka.
Menurutnya, pembelian sederhana dengan nominal Rp1.000 hingga Rp5.000 sekalipun dapat membantu menambah pendapatan pedagang lokal.
Ia berharap Lapangan Merdeka Watampone dapat terus berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat melalui kegiatan CFD yang ramai, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan demikian, CFD tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga, tetapi juga menjadi tempat mempererat interaksi sosial, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Bagian Hukum Setda Bone, Kecamatan Ajangale, Kelurahan Macanang, Kelurahan Lonrae, dan Kelurahan Manurunge sebagai pihak penyelenggara.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap tercipta kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, masyarakat yang sehat, serta pelaksanaan Porprov Sulsel 2026 yang sukses.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi