,

Wabup Bone Pimpin Rapat TPID, Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil Selama Ramadan hingga Idulfitri

Tim Redaksi
3 Mar 2026, 3/03/2026 WIB Last Updated 2026-03-03T10:05:51Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, memimpin Rapat Teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bone pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Pemda Bone, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone, Selasa (3/3/2026).

Rapat teknis tersebut dihadiri unsur perangkat daerah terkait, Bulog, BPS, serta jajaran TPID Kabupaten Bone. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bone dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga Idulfitri, mengingat Ramadan identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat terhadap sejumlah komoditas pangan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan pentingnya respons cepat dan langkah konkret dari TPID untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga. Ia juga meminta agar perkembangan harga dan pasokan bahan pokok disampaikan secara rutin dan transparan kepada masyarakat.

“Sampaikan secara berkala informasi perkembangan harga dan pasokan secara transparan kepada masyarakat,” ujarnya.

Adapun komoditas yang menjadi fokus pengendalian meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam ras, telur ayam, cabai merah, dan bawang merah. Berdasarkan laporan perangkat daerah terkait, ketersediaan stok secara umum masih mencukupi. Meski demikian, pengawasan lapangan terus diperketat melalui inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional maupun ritel modern.

Wabup Bone juga menginstruksikan agar Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar dimaksimalkan bekerja sama dengan dinas terkait serta Bulog di berbagai titik strategis. Langkah tersebut dilakukan untuk menyediakan beras, daging sapi, daging ayam, telur, dan komoditas lainnya dengan harga wajar bahkan di bawah harga pasar.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antarperangkat daerah guna mewujudkan sinkronisasi data (satu data) sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian inflasi di Kabupaten Bone.

“Kami berharap stok bahan pangan tidak diperjualbelikan ke luar daerah agar tidak terjadi lonjakan atau permainan harga sembako di masyarakat Kabupaten Bone,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Wabup memastikan Pemkab Bone akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan harga selama Ramadan hingga Idulfitri. Pengawasan juga diperketat untuk mencegah penimbunan bahan pokok yang dapat memicu kelangkaan serta kenaikan harga yang tidak terkendali.

“Kami akan memastikan ketersediaan bahan pokok mencukupi selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran, sekaligus menjamin kualitas pangan yang aman, sehat, dan higienis bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui rapat teknis TPID ini, Wakil Bupati Bone menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi daya beli masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah.

Iklan