,

Sulsel Teken Proyek PSEL Rp3 Triliun, Sampah Mamminasata Bakal Diubah Jadi Energi Listrik

Tim Redaksi
7 Apr 2026, 4/07/2026 WIB Last Updated 2026-04-07T07:46:52Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR--Andi Sudirman Sulaiman bersama Munafri Arifuddin, Sitti Husniah Talenrang, serta Andi Muetazim Mansyur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) senilai Rp3 triliun yang akan dibangun di wilayah Tamangapa.


Penandatanganan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026), menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan persampahan kawasan regional Mamminasata. Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Hanif Faisol Nurofiq.


Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung program prioritas nasional yang diinisiasi Prabowo Subianto melalui Kementerian Lingkungan Hidup.


“Ini akan menjadi sejarah dan solusi sistem persampahan regional Makassar, Gowa, dan Maros. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas dukungan proyek PSEL Rp3 triliun ini,” ujarnya.


Menurutnya, pembangunan PSEL di Tamangapa akan menjadi solusi konkret terhadap persoalan sampah di kawasan Mamminasata, sekaligus memastikan kebutuhan bahan baku sampah untuk operasional fasilitas tersebut tetap terpenuhi.


“Penandatanganan PKS antara provinsi dan kabupaten/kota ini merupakan komitmen untuk memastikan tercukupinya kebutuhan sampah yang akan diolah,” jelasnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup yang terus mendorong realisasi proyek tersebut sebagai bagian dari program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).


Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap pembangunan PSEL di Sulawesi Selatan karena dinilai mampu mengurangi beban tempat pemrosesan akhir sampah di tiga daerah.


“Di bawah koordinasi Bapak Gubernur Sulsel dan arahan Bapak Presiden, kami mendukung penuh pembangunan PSEL ini agar menjadi sistem pemrosesan akhir yang lebih baik,” ujarnya.


Hanif juga mengapresiasi peran aktif Gubernur Sulsel dalam mengoordinasikan pemerintah daerah hingga meyakinkan pemerintah pusat untuk merealisasikan program tersebut.


“Ini murni inisiatif Bapak Presiden Prabowo karena perhatian beliau terhadap kebersihan. Pak Gubernur Sulsel meyakinkan kami sehingga program ini bisa hadir di Sulsel,” tutupnya.