,

Wabup Bone Buka Seminar Pengusulan La Pawawoi Karaeng Sigeri sebagai Pahlawan Nasional pada HJB ke-696

Tim Redaksi
6 Apr 2026, 4/06/2026 WIB Last Updated 2026-04-07T04:19:38Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka Seminar Pengusulan Calon Pahlawan Nasional La Pawawoi Karaeng Sigeri, Raja Bone XXXI, dalam rangka peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Bone, Selasa (7/4/2026).


Seminar ini menjadi momentum penting dalam mendorong pengusulan La Pawawoi Karaeng Sigeri sebagai Pahlawan Nasional, sekaligus memperkuat kajian akademik dan dukungan lintas sektor terhadap tokoh bersejarah asal Bone tersebut.


Turut hadir dalam kegiatan itu, Andi Baso Hamid selaku Ketua Dewan Adat sekaligus perwakilan keluarga besar La Pawawoi Karaeng Sigeri, Prof. Dr. A. Ima Kesuma, M.Pd selaku Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Bahri, M.Pd selaku Ketua Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah se-Indonesia, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menyampaikan bahwa pengusulan La Pawawoi Karaeng Sigeri sebagai Pahlawan Nasional merupakan langkah strategis yang sarat makna.


Menurutnya, upaya tersebut bukan sekadar bentuk penghargaan kepada tokoh sejarah, tetapi juga bagian dari ikhtiar mengangkat identitas serta kebanggaan daerah.


“Proses ini merupakan kerja kolektif yang membutuhkan dukungan akademik, administratif, dan moral dari berbagai pihak,” ujar Andi Akmal Pasluddin.


Ia berharap melalui diskusi dan kajian mendalam dalam seminar tersebut akan lahir rekomendasi yang kuat, komprehensif, serta dapat dipertanggungjawabkan, sehingga proses pengusulan dapat berjalan optimal hingga tingkat nasional.


Lebih lanjut, kegiatan ini dinilai memiliki manfaat besar dalam memperkuat literasi sejarah masyarakat, memperkokoh jati diri daerah, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya dan perjuangan para pendahulu.


Momentum Hari Jadi Bone ke-696 juga dinilai sangat tepat untuk merefleksikan perjalanan panjang daerah, sekaligus meneguhkan komitmen melanjutkan semangat perjuangan leluhur dalam membangun Kabupaten Bone yang maju, mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.