Pengikut

Translate

,

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Bupati Bone dan TNI Hadirkan Akses Aman untuk Warga Awangpone

Tim Redaksi
3 Jul 2026, 7/03/2026 WIB Last Updated 2026-07-03T07:47:07Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Pemerintah Kabupaten Bone bersama TNI resmi meresmikan dan memfungsikan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Maccope, Kecamatan Awangpone, Jumat (3/7/2026). Kehadiran jembatan ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, didampingi Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan dan Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus. Prosesi ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita yang disaksikan unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Tripika Awangpone, serta masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Bupati Bone mengatakan Jembatan Perintis Garuda merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga.


"Dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Ini hasil kerja keras dan gotong royong semua pihak untuk kepentingan masyarakat," ujar Andi Asman Sulaiman.


Ia menjelaskan, jembatan tersebut menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga dengan kondisi penyeberangan yang kurang aman. Dengan hadirnya jembatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar.


Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Selain itu, Pemkab Bone akan melengkapi fasilitas pendukung di sekitar kawasan jembatan, seperti pembangunan paving blok dan pemasangan penerangan jalan.


Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan menjelaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program pembangunan jembatan yang digagas pemerintah pusat untuk membantu masyarakat di wilayah yang masih memiliki akses transportasi berisiko.


Menurutnya, program tersebut lahir dari perhatian Presiden RI terhadap berbagai persoalan masyarakat yang sempat viral di media sosial, termasuk warga yang harus menyeberangi sungai menggunakan sarana yang tidak layak.


"Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol hadirnya negara untuk menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.


Danrem mengungkapkan, Jembatan Perintis Garuda dibangun dalam waktu sekitar dua bulan dan kini menjadi penghubung penting bagi aktivitas pendidikan, ekonomi, serta sosial masyarakat. Ia juga menyebutkan TNI melalui Kodim 1407/Bone saat ini tengah membangun dua jembatan lainnya di Kecamatan Mare dan Palakka.


Ia turut mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kelurahan Maccope yang berperan aktif mendukung proses pembangunan hingga jembatan selesai dan dapat dimanfaatkan.


Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Awangpone kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka peluang peningkatan perekonomian serta mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi