UJUNGPENAMEDIA.COM,MAROS--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar program edukasi lingkungan bertajuk "Pemanfaatan Tutup Botol Plastik Menjadi Kreasi Gantungan Kunci" di SDI 175 Mamampang, Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Kamis (30/7/2026).
Program kerja individu tersebut dilaksanakan oleh Muh. Akbar Dhani, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Hasanuddin, dan diikuti oleh 28 siswa kelas V dan VI. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi siswa tentang pengelolaan sampah sekaligus memperkenalkan cara sederhana mengubah tutup botol plastik bekas menjadi produk kreatif yang bernilai guna.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pengertian sampah, jenis-jenis sampah, dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan, serta pentingnya membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak usia dini. Para siswa juga diperkenalkan pada konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya mengurangi timbulan sampah plastik.
Usai penyampaian materi, peserta diajak mempraktikkan langsung pembuatan gantungan kunci. Tutup botol plastik yang telah dibersihkan disusun di antara lembaran baking paper, kemudian dipanaskan menggunakan setrika hingga menyatu. Setelah itu, plastik dibentuk menggunakan cetakan, dirapikan, dilubangi, dan dipasangi ring gantungan kunci hingga menjadi produk siap digunakan.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif menyimak materi, menjawab pertanyaan, serta bersemangat mengikuti setiap tahapan pembuatan gantungan kunci.
Salah seorang siswa kelas VI, Rasya, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengalaman baru yang menyenangkan.
"Saya sangat senang karena mendapat ide kreatif dari kakak-kakak KKN untuk membuat gantungan kunci dari tutup botol plastik. Kegiatannya seru dan membuat saya tahu ternyata tutup botol bekas bisa dibuat menjadi gantungan kunci," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala SDI 175 Mamampang, H. Muhammad Tahir, S.Pd. Menurutnya, program tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan peduli terhadap lingkungan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN yang telah berbagi pengetahuan baru kepada siswa-siswi kami mengenai pemanfaatan sampah tutup botol menjadi gantungan kunci. Kehadiran mereka memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan diharapkan mampu memotivasi siswa agar lebih kreatif, peduli terhadap lingkungan, serta terus bersemangat dalam belajar," tuturnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap para siswa memahami bahwa sampah plastik tidak selalu menjadi limbah yang harus dibuang, tetapi dapat diolah kembali menjadi barang yang bermanfaat. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan budaya menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, serta meningkatkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan sejak bangku sekolah dasar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan saran dan informasi