Pengikut

Translate

,

Mahasiswa Unim Bone Kaji Fenomena Impulsive Buying TikTok Shop Lewat Nilai Pangadereng Bugis

Tim Redaksi
17 Agu 2026, 8/17/2026 WIB Last Updated 2026-08-18T04:31:30Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE-- Perkembangan live shopping di TikTok yang semakin diminati masyarakat menjadi perhatian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone (Unim Bone) melalui Program Kreativitas Mahasiswa-Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH). Fenomena tersebut dikaji melalui perspektif pangadereng, kearifan lokal Bugis yang dinilai tetap relevan dalam memahami perilaku masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital.


Penelitian ini dilakukan oleh Sunarti sebagai ketua tim bersama Nurpatima dan Hikma Mawadda sebagai anggota, dengan pendampingan Dr. A. M. Irfan Taufan Asfar, M.T., M.Pd. Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Epicentrum PKM Universitas Muhammadiyah Bone.


"Tim mengangkat fenomena impulsive buying, yakni kecenderungan konsumen melakukan pembelian secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Dalam praktik live shopping, berbagai strategi pemasaran seperti diskon, flash sale, promosi terbatas, interaksi langsung dengan penjual, hingga ajakan untuk segera membeli dapat mendorong konsumen mengambil keputusan secara cepat," ungkap Sunarti


Melalui penelitian ini, mahasiswa tidak hanya melihat fenomena tersebut dari perspektif perilaku konsumen, tetapi juga mengaitkannya dengan nilai-nilai budaya. Pangadereng dipandang sebagai salah satu pijakan dalam memahami sikap, pertimbangan, serta pengendalian diri seseorang ketika menghadapi berbagai dorongan konsumsi di ruang digital.


Pengangkatan tema tersebut menjadi upaya mempertemukan kearifan lokal Bugis dengan fenomena digital masa kini. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai budaya tidak hanya relevan dalam kehidupan tradisional, tetapi juga dapat dikaji dan diterapkan untuk memahami berbagai persoalan baru yang muncul akibat perkembangan teknologi.


Kegiatan PKM-RSH tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone dalam menghasilkan penelitian yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Dengan dukungan dosen pendamping dan Epicentrum PKM Unim Bone, tim berharap penelitian ini dapat memberikan perspektif baru mengenai perilaku konsumsi digital sekaligus memperkuat relevansi nilai pangadereng bagi generasi muda di era digital.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi