Pengikut

Translate

,

Wabup Bone Ajak Warga Tak Sekadar Rayakan Maulid: Teladani Akhlak Rasul dan Makmurkan Masjid

Tim Redaksi
1 Sep 2026, 9/01/2026 WIB Last Updated 2026-09-01T13:24:26Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial.


Pesan tersebut disampaikan Andi Akmal saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Muhajirin, Terminal Petta PonggawaE, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (1/9/2026).


Hadir dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati Bone sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bone, Andi Akmal menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.


Peringatan Maulid tahun ini mengusung tema “Cinta Rasulullah, Hidupkan Teladan, Tebarkan Rahmat.” Hikmah Maulid disampaikan Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., M.A., Rektor IAIN Bone sekaligus Wakil Pengasuh Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.


Ketua Panitia, Dr. H. Rustan, S.H., M.H., mengatakan tema tersebut menjadi pengingat agar umat Islam tidak hanya mengejar ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadikan akhlak sebagai fondasi kehidupan.


Ia juga mengajak masyarakat Bone mempertahankan kearifan lokal Bugis, seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge, yang dinilai sejalan dengan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.


Menurut Andi Akmal, Rasulullah SAW merupakan sosok teladan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kasih sayang, kesabaran, perjuangan hingga kejujuran.


“Yang paling penting adalah bagaimana kita mencontoh beliau sebagai pribadi, sebagai kepala keluarga, kepala pemerintahan, dan juga sebagai seorang pemimpin yang luar biasa,” kata Andi Akmal.


Karena itu, ia menegaskan peringatan Maulid tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku dan kehidupan sehari-hari.

Ajak Masyarakat Lebih Sering ke Masjid

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua DMI Kabupaten Bone, Andi Akmal juga mengajak masyarakat meningkatkan kecintaan terhadap masjid.


Ia berharap masjid tidak hanya ramai pada momentum tertentu, tetapi menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari.


“Kalau tidak bisa lima kali, ya tiga kali atau dua kali. Jangan sampai hanya sekali seminggu, atau bahkan sebulan sekali,” ujarnya.


Menurutnya, fungsi masjid jauh lebih luas daripada sekadar tempat melaksanakan ibadah. Masjid harus menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan, kegiatan sosial hingga pembangunan peradaban.


Ia mencontohkan Rasulullah SAW yang menjadikan masjid sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun masyarakat Madinah.


“Rasulullah mencontohkan bahwa membangun peradaban Islam dimulai dari pembangunan masjid. Saat beliau hijrah, yang pertama dibangun bukan kantor atau rumah mewah, tetapi masjid,” jelasnya.


Andi Akmal juga mengapresiasi perkembangan Masjid Al-Muhajirin Terminal Petta PonggawaE yang dinilainya semakin ramai. Ia berharap kekompakan pengurus dan jamaah terus dipertahankan agar masjid semakin makmur.


“Jangan kita membatasi fungsi masjid hanya sebagai tempat beribadah. Kita ingin masjid juga menjadi pusat membina anak-anak kita dan pusat berbagai kegiatan umat,” katanya.


Singgung Kemiskinan, Pendidikan hingga Stunting


Dalam kesempatan tersebut, Andi Akmal turut menyampaikan sejumlah program dan tantangan yang tengah dihadapi Pemerintah Kabupaten Bone, termasuk penanganan kemiskinan ekstrem.


Ia menegaskan pemerintah terus berupaya memastikan bantuan diberikan berdasarkan kondisi masyarakat yang sebenarnya. Karena itu, pembaruan data menjadi hal penting agar bantuan dan program pemerintah tepat sasaran.


“Jangan miskin karena data saja. Karena mau dapat bantuan dikatakan miskin. Ini kita hilangkan. Kita betul-betul ingin data riil sehingga bantuan dan program tepat sasaran,” tegasnya.


Selain kemiskinan, Pemkab Bone juga memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk upaya menekan angka stunting serta memastikan anak-anak Bone memperoleh akses pendidikan yang layak.


Keberadaan Sekolah Rakyat di Bajoe, kata dia, menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.


Pertumbuhan Ekonomi Bone Capai 7,8 Persen


Di sektor ekonomi, Andi Akmal mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone berada di angka 7,8 persen.


Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri di tengah tantangan musim kemarau panjang yang turut memengaruhi sektor pertanian.


Ia menyebut pola tanam yang dilakukan lebih awal turut membantu menjaga produktivitas pertanian Bone.


“Alhamdulillah di Bone bisa dikatakan tidak ada gagal panen. Bahkan saya dengar laporan dari kampung-kampung bahwa hasil panen meningkat tahun ini dibanding tahun lalu,” katanya.


BBM Bersubsidi dan LPG Jadi Perhatian


Persoalan distribusi BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram juga menjadi perhatian Pemkab Bone.


Andi Akmal mengatakan pemerintah bersama pihak terkait terus memperkuat pengawasan untuk memastikan subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.


Ia menyoroti praktik penimbunan, pelangsiran hingga penjualan BBM bersubsidi kepada pihak yang tidak berhak.


Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya bertentangan dengan hukum, tetapi juga dengan nilai agama.


“Zalim karena mengambil jatahnya orang yang harusnya mendapatkan haknya,” tegas Andi Akmal.


Ia menyebut pengawasan yang dilakukan dalam sepekan terakhir mulai menunjukkan hasil, dengan antrean di sejumlah titik yang mulai berkurang.


Pemkab Bone, lanjutnya, akan terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram agar kondisi kembali normal.


Ajak Warga Jaga Bone Tetap Kompak


Menutup sambutannya, Andi Akmal mengajak masyarakat menjaga persatuan dan bersama-sama membangun Bone yang Mabbarakka, mandiri, berkeadilan dan berkelanjutan.


Ia menekankan pentingnya menjadikan agama, masjid dan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari pembangunan kehidupan sosial masyarakat.


“Bone yang kompak, Bone yang adem, Bone yang sinergi. Tidak ada perpecahan, sama-sama kita membangun daerah kita ini,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi