,

PMII Komisariat UNIM Bone Sukses Gelar Pelatihan Aksi dan Advokasi: “Belajar untuk Melawan, Bergerak untuk Keadilan”

Tim Redaksi
20 Apr 2026, 4/20/2026 WIB Last Updated 2026-04-20T13:34:46Z

 


UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UNIM Bone melalui Departemen Aksi dan Advokasi sukses melaksanakan kegiatan Pelatihan Aksi dan Advokasi yang berlangsung pada 17–20 April 2026, bertempat di Sekretariat GP Ansor Bone.


Mengusung tema “Belajar untuk Melawan, Bergerak untuk Keadilan”, kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam penguatan kapasitas kader untuk merespons berbagai persoalan sosial yang kian kompleks. Pelatihan ini diikuti oleh kader PMII yang memiliki semangat juang tinggi dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial dan keberpihakan terhadap rakyat.


Selama empat hari pelaksanaan, peserta dibekali dengan berbagai materi penting dan aplikatif, di antaranya Manajemen Aksi dan Advokasi, Pengantar Hukum, Strategi Komunikasi dan Membangun Jaringan, Formulasi Kebijakan Publik, Peran PMII dalam Intervensi Kebijakan Publik, serta Peran Media dalam Aksi dan Advokasi. Materi tersebut dirancang untuk membentuk kader yang tidak hanya memiliki ketajaman analisis, tetapi juga kemampuan teknis dalam mengorganisir gerakan dan melakukan advokasi secara efektif.


Ketua Komisariat PMII UNIM Bone, Muh. Jayadi Jahidin, dalam pernyataannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya serius organisasi dalam mencetak kader yang memiliki kesadaran kritis dan keberanian dalam memperjuangkan keadilan.


“PMII harus menjadi lokomotif perubahan. Kader tidak cukup hanya memahami realitas, tetapi juga harus mampu mengintervensi kebijakan dan berdiri di garda terdepan dalam membela kepentingan masyarakat. Pelatihan ini adalah langkah konkret untuk menyiapkan kader yang siap terjun dalam perjuangan tersebut,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua II Bidang Eksternal, Muh. Ifdal, menekankan pentingnya membangun jaringan dan memperkuat posisi gerakan mahasiswa dalam ruang publik.


“Gerakan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan strategi komunikasi yang kuat dan jaringan yang luas agar setiap agenda advokasi memiliki daya tekan yang nyata. Kader PMII harus mampu membaca momentum dan mengkonsolidasikan kekuatan untuk mendorong perubahan kebijakan,” ungkapnya.


Di sisi lain, Koordinator Departemen Aksi dan Advokasi sekaligus Ketua Panitia, Muh. Afdal, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga wadah pembentukan karakter kader yang militan dan terorganisir.


“Pelatihan ini kami desain sebagai ruang kaderisasi lanjutan yang menekankan pada praktik dan kesiapan lapangan. Harapannya, setelah kegiatan ini, kader tidak hanya wacana, tetapi benar-benar siap turun, mengadvokasi, dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara terstruktur,” jelasnya.


Kegiatan ini ditutup dengan refleksi bersama serta peneguhan komitmen kader untuk terus bergerak, melawan ketidakadilan, dan mengawal isu-isu strategis di tengah masyarakat.


Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PMII Komisariat UNIM Bone menegaskan komitmennya dalam mencetak kader yang progresif, militan, dan memiliki keberpihakan yang jelas terhadap nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan