Pengikut

Translate

,

Kasat Lantas Polres Bone: Keselamatan Berkendara Adalah Kebutuhan, Bukan Sekadar Aturan

Tim Redaksi
30 Agu 2026, 8/30/2026 WIB Last Updated 2026-08-31T04:38:59Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE --Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan dalam berlalu lintas bukan sekadar kewajiban untuk mematuhi aturan, melainkan kebutuhan utama setiap pengguna jalan.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).

Menurut Riyanda, keselamatan dalam berkendara memiliki nilai yang sama pentingnya dengan kebutuhan dasar manusia. Jika seseorang membutuhkan makanan untuk bertahan hidup, maka keselamatan juga menjadi kebutuhan agar dapat menjalani aktivitas di jalan tanpa mengalami kecelakaan.

"Hidup itu kan butuh makan. Jadi sangat dibutuhkan. Kenapa? Karena kita butuh asupan untuk selamat," katanya.

Ia menegaskan, terpenuhinya berbagai kebutuhan hidup akan menjadi sia-sia apabila seseorang tidak mampu menjaga keselamatan saat berlalu lintas.

"Saya butuh untuk selamat. Kalau tidak selamat akhirnya kecelakaan. Itu adalah kebutuhan, seperti kita butuh makan, papan dan sandang, semua itu sama," jelasnya.

Karena itu, Riyanda menilai pola pikir masyarakat bahwa keselamatan merupakan sebuah kebutuhan harus dibangun secara pribadi oleh setiap pengguna jalan.

Untuk memperkuat pesan tersebut, Satlantas Polres Bone mengusung slogan AMANJIE, yang bermakna keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar aturan.

AMANJIE merupakan akronim dari:

  • A — Aman dalam berkendara.
  • M — Mengutamakan keselamatan.
  • A — Antisipasi setiap risiko.
  • N — Niat tertib berlalu lintas.
  • J — Jangan melanggar aturan.
  • I — Ingat keselamatan diri dan orang lain.
  • E — Ewako Bone, tertib lalu lintas untuk Indonesia.

Riyanda juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dasar keselamatan berkendara. Pengendara sepeda motor diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menggunakan sabuk keselamatan bagi pengendara dan penumpang mobil.

Masyarakat juga diimbau menghindari berbagai perilaku berisiko, seperti melawan arus dan menggunakan telepon seluler saat berkendara. Pengguna jalan juga diminta senantiasa mengutamakan keselamatan pejalan kaki.

Menurutnya, kunci menciptakan lalu lintas yang aman adalah menghentikan pelanggaran dan mencegah kecelakaan.

"Stop kecelakaan, stop pelanggaran, karena semua kecelakaan berawal dari pelanggaran," tegasnya.

Ia berharap meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas dapat menekan angka kecelakaan secara signifikan.

Dengan demikian, jalan raya di Kabupaten Bone diharapkan menjadi ruang yang semakin aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi