Pengikut

Translate

,

Bakar Tempat Bertelur Ayam, Rumah Warga di Bengo Bone Terbakar, Kerugian Rp100 Juta

Tim Redaksi
14 Sep 2026, 9/14/2026 WIB Last Updated 2026-09-14T08:44:06Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Kebakaran terjadi di Dusun Maccedde, Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 09.45 Wita.


Kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah tinggal milik Sinring (70), seorang petani. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.


Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar mengatakan, kebakaran diduga bermula ketika korban membakar tempat bertelur ayam yang dipenuhi kutu.


Usai membakar tempat bertelur ayam tersebut, korban kemudian pergi mandi. Saat korban berada di kamar mandi, seorang saksi datang dan memberitahukan adanya kobaran api di area dapur.


"Pemilik rumah sedang membakar tempat telur ayam karena banyak kutu ayam, kemudian mandi di kamar mandi. Tiba-tiba saksi datang menyampaikan ada kobaran api di area dapur," kata Rayendra.


Api diduga berasal dari jerami yang ikut terbakar bersama tempat bertelur ayam. Kobaran api kemudian menjalar ke bagian atap dapur hingga menyebabkan sebagian bangunan terbakar.


Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan bergotong royong memadamkan api menggunakan mesin pompa pertanian.


Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Lappariaja tiba di lokasi. Damkar milik Yonarmed 21/Kawali juga turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.


Berkat upaya warga bersama petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas ke bagian rumah lainnya.


Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, sejumlah barang milik korban ikut terdampak. Di antaranya atap dapur, kulkas, mesin cuci, gabah, serta uang tunai yang dilaporkan mencapai Rp50 juta.


Total kerugian materiel akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.


Rayendra menegaskan, penyebab kebakaran tersebut masih berdasarkan dugaan awal. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian.


"Adapun penyebab kebakaran masih berdasarkan dugaan awal dan selanjutnya dapat dilakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian," ujarnya.


Saat ini kondisi di lokasi telah berhasil dikendalikan. Seluruh pihak yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan dalam keadaan selamat.


Kapolres Bone Imbau Warga Waspadai Kebakaran


Menyusul kejadian tersebut, Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah yang dapat terjadi kapan saja dan sering kali berawal dari kelalaian kecil.


Kapolres meminta masyarakat memastikan kompor dan tabung gas dalam kondisi baik serta selalu mematikannya setelah selesai digunakan.


Masyarakat juga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala dan menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan. Peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sumber listrik.


Selain itu, warga diingatkan tidak meninggalkan lilin maupun sumber api lainnya dalam kondisi menyala tanpa pengawasan. Benda-benda yang mudah terbakar juga harus dijauhkan dari sumber panas.


"Seluruh masyarakat kami imbau untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran demi menjaga keselamatan keluarga, lingkungan, serta harta benda. Tetap waspada dan utamakan keselamatan keluarga," ujar AKBP Astoto Budi Rahmantyo.


Apabila terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera mengevakuasi seluruh anggota keluarga menuju tempat yang aman. Setelah memastikan keselamatan, warga dapat menghubungi petugas pemadam kebakaran maupun Kepolisian untuk mendapatkan penanganan.


Untuk laporan atau bantuan terkait kebakaran, masyarakat dapat menghubungi pihak Pemadam Kebakaran. Sementara untuk layanan Kepolisian, masyarakat dapat menghubungi 110. (*)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi