Pengikut

Translate

,

Pemprov Sulsel Terapkan Pembelajaran Daring Sepekan, Tekan Mobilitas di Tengah Distribusi BBM-LPG

Tim Redaksi
11 Sep 2026, 9/11/2026 WIB Last Updated 2026-09-11T22:49:41Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah cepat untuk mengurangi mobilitas masyarakat di tengah persoalan distribusi BBM dan LPG 3 kilogram yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah.


Salah satu langkah yang ditempuh yakni menerapkan pembelajaran secara daring bagi siswa selama satu pekan ke depan.


Kebijakan tersebut diambil sebagai solusi sementara agar proses belajar mengajar tetap berjalan sekaligus membantu menekan intensitas mobilitas masyarakat selama kondisi distribusi BBM dan LPG 3 kg masih dalam penanganan.


Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan pembelajaran daring selama sepekan diharapkan dapat menjadi langkah sementara sembari pemerintah melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan.


“Kita mengambil langkah pembelajaran daring selama satu minggu. Pembelajaran tetap berlangsung, hanya tidak tatap muka langsung. Ini sifatnya sementara, karena kita melihat kondisi di lapangan dan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat,” kata Andi Sudirman kepada media, Jumat (11/9/2026).


Menurutnya, pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk mencari solusi sekaligus memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM serta LPG 3 kg berjalan dengan baik.


Andi Sudirman juga menyebut kebijakan serupa akan diterapkan di Kota Makassar sesuai kewenangan pemerintah daerah. Sementara kabupaten/kota lainnya dapat menyesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.


“Kami telah berkoordinasi dengan Bapak Wali Kota Makassar dan akan dilakukan kebijakan yang sama untuk sekolah pada tingkat kewenangannya. Untuk kabupaten kota lainnya dapat menyesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing,” ungkapnya.


Ia berharap langkah bersama tersebut dapat membantu mengurangi mobilitas masyarakat untuk sementara waktu, sembari pemerintah bersama Pertamina memperkuat penanganan distribusi BBM dan LPG di lapangan.


“Kita mohon masyarakat tetap bersabar. Pemerintah provinsi dan kabupaten kota terus bekerja dan melakukan koordinasi dengan Pertamina,” ujarnya.


Andi Sudirman juga meminta Pertamina mengambil langkah cepat untuk mengamankan stok, termasuk menambah kuota BBM untuk Sulsel, melakukan inspeksi mendadak terhadap operasional nozzle SPBU, serta memperketat pengawasan distribusi.


“Kita berharap Pertamina dapat melakukan langkah-langkah cepat termasuk distribusi BBM untuk amankan stok, menambah kuota BBM untuk Sulsel, sidak operasional nozzle SPBU dan pengetatan lainnya. Kita siap backup bersama TNI-Polri, Satpol PP serta Dishub kabupaten/kota,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi