Pengikut

Translate

,

Wabup Bone Buka Sosialisasi RPDAS Bila Walannae, Dorong Kolaborasi Jaga Kelestarian DAS untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tim Redaksi
30 Jun 2026, 6/30/2026 WIB Last Updated 2026-07-01T06:42:15Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka Sosialisasi Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Bila Walannae dan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Bone, Rabu (1/7/2026).


Kegiatan ini dihadiri Ketua Forum DAS Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.P., I.P.U., yang juga akademisi Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, serta diikuti jajaran perangkat daerah, pemangku kepentingan, akademisi, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan daerah aliran sungai.


Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bone, Andi Muh. Yusuf, S.IP., M.Si., mengatakan penyusunan RPDAS Bila Walannae merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan DAS sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.


"Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui pengelolaan DAS yang terpadu," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Forum DAS Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.P., I.P.U., menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan daerah aliran sungai bergantung pada komitmen bersama dalam menjaga kawasan dari hulu hingga hilir.


Ia menjelaskan, RPDAS bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan pedoman bersama untuk mengintegrasikan program lintas sektor sehingga upaya konservasi, rehabilitasi lahan, dan pemanfaatan sumber daya air dapat berjalan secara berkelanjutan.


"Forum DAS hadir sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga fungsi ekologis DAS sekaligus mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan," katanya.


Dalam arahannya, Wakil Bupati Bone menekankan bahwa daerah aliran sungai memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, ketahanan sumber daya air, serta menopang sektor pertanian dan kehidupan masyarakat.


"Pengelolaan daerah aliran sungai tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar upaya pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan," tegas Andi Akmal Pasluddin.


Ia juga mengapresiasi terbentuknya Forum DAS sebagai wadah koordinasi dan sinergi dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai Bila Walannae.


Melalui sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan RPDAS Bila Walannae serta semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai demi keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi