Pengikut

Translate

,

Wabup Bone Pastikan Gerakan Pangan Murah Diperluas, Siap Jangkau Desa Terpencil untuk Kendalikan Inflasi

Tim Redaksi
29 Jun 2026, 6/29/2026 WIB Last Updated 2026-06-30T04:24:12Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka Gerakan Pangan Murah sebagai


upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus pengendalian inflasi daerah di Lapangan Sepak Bola Waranie, Desa Usa, Kecamatan Palakka, Selasa (30/6/2026).


Program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone bekerja sama dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) itu disambut antusias masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program yang secara konsisten dijalankan pemerintah daerah dan selalu mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga pertengahan 2026, kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebanyak 32 kali melalui dukungan APBD maupun kegiatan berskala lebih kecil.


"Kami memilih Desa Usa karena melihat antusiasme masyarakat Kecamatan Palakka sangat tinggi. Kegiatan ini juga melibatkan enam instansi dan dirangkaikan dengan peluncuran aksi perubahan Sigap Pangan (Sinergi Gerakan Pengendalian Harga dan Pasokan Pangan)," ujarnya.


Meski demikian, Zainal mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan untuk memperluas jangkauan program, terutama ke wilayah terpencil yang membutuhkan subsidi biaya transportasi.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan bahwa menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau merupakan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.


"Hujan yang turun hari ini adalah berkah. Semangat kita untuk melayani masyarakat tidak boleh surut. Pemerintah harus memastikan kebutuhan pangan tersedia dengan harga yang terjangkau sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," katanya.


Andi Akmal menjelaskan seluruh komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah dipasarkan di bawah harga acuan pemerintah karena mendapat subsidi. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Bone.


Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Bone akan memperkuat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah pada tahun depan melalui penambahan subsidi pengangkutan dan subsidi harga agar program tersebut dapat menjangkau lebih banyak desa, termasuk wilayah terpencil.


"Kami ingin Gerakan Pangan Murah hadir hingga ke wilayah yang jauh. Dengan dukungan subsidi yang lebih besar, masyarakat di seluruh Kabupaten Bone dapat merasakan manfaat program ini sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah," tegasnya.


Pada kesempatan itu, Andi Akmal turut mengapresiasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone sebagai leading sector yang terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan melalui berbagai program yang berpihak kepada masyarakat. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi