Pengikut

Translate

,

Gubernur Andi Sudirman Tegaskan APBD Harus Berdampak Nyata, DPRD Sulsel Sepakat Lanjutkan Pembahasan Ranperda

Tim Redaksi
1 Jul 2026, 7/01/2026 WIB Last Updated 2026-07-01T23:37:53Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR--Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Penegasan tersebut disampaikan saat Gubernur memberikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Sulsel terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel (kantor sementara DPRD Sulsel), Rabu (1/7/2026).


Dalam penyampaiannya, Andi Sudirman mengapresiasi berbagai masukan, saran, dan kritik dari fraksi-fraksi DPRD sebagai bentuk kemitraan yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.


"Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memandang seluruh masukan DPRD sebagai bentuk kemitraan yang konstruktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.


Ia menegaskan, Pemprov Sulsel akan terus mengoptimalkan kualitas belanja daerah agar semakin produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, penguatan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja.


Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat optimalisasi pendapatan daerah, pengelolaan aset, digitalisasi tata kelola pemerintahan, serta menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.


"Kami juga terus memperkuat fungsi pengawasan internal guna memastikan setiap tahapan pengelolaan APBD dilaksanakan secara tertib dan taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan," jelasnya.


Usai mendengarkan jawaban Gubernur, fraksi-fraksi DPRD Sulsel secara umum memberikan apresiasi dan menyatakan persetujuannya untuk melanjutkan pembahasan Ranperda ke tahapan berikutnya.


Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Gerindra, Fadel Tauphan Ansar, menyampaikan apresiasi atas jawaban Gubernur dan menegaskan fraksinya menerima serta menyetujui pembahasan Ranperda dilanjutkan.


Senada, anggota Fraksi PPP, Ahmad Fauzan Guntur, mengapresiasi penjelasan Gubernur. Ia juga menilai Program Multiyears Project (MYP) 2025–2027 yang dijalankan Pemprov Sulsel, khususnya di wilayah Ajatappareng, telah memberikan dampak besar bagi masyarakat.


Apresiasi juga disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel, Mallarangan Tutu. Menurutnya, jawaban Pemerintah Provinsi telah menjawab pandangan umum fraksi sehingga PKS sepakat melanjutkan pembahasan Ranperda.


Sikap serupa disampaikan anggota Fraksi Demokrat, Heriwawan, anggota Fraksi Harapan, Kamaruddin, serta fraksi-fraksi lainnya yang menyatakan menyetujui Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi