UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE--Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memimpin langsung kegiatan kerja bakti di bangunan terbengkalai eks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bone di Jalan Merdeka, Kota Watampone, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan kerja bakti ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bone. Turut ambil bagian jajaran Lapas Klas IIA Watampone beserta para pegawainya, dengan dukungan unsur TNI dan Polri.
Bangunan bersejarah yang dibangun pada 1918 tersebut selama ini tidak lagi difungsikan dan dijaga oleh Azis Saleh, mantan pegawai Lapas yang telah mengabdikan diri sejak 1964. Kondisi bangunan yang terbengkalai mendorong Pemerintah Kabupaten Bone untuk menata ulang agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin menjadikan bangunan ini lebih bermanfaat, sebagai pusat balai latihan kerja bagi klien pemasyarakatan, khususnya narapidana kasus narkoba,” ujar Bupati Andi Asman Sulaiman.
Ia mengungkapkan, Pemkab Bone merencanakan perubahan fungsi eks Lapas Bone menjadi tempat binaan sosial bagi narapidana. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan rehabilitasi serta memperkuat reintegrasi warga binaan ke tengah masyarakat.
“Eks Lapas Bone akan dijadikan tempat binaan sosial, di mana narapidana dapat mengikuti program rehabilitasi dan pelatihan keterampilan guna meningkatkan kemampuan dan kemandirian mereka,” jelasnya.
Fasilitas yang akan disiapkan meliputi ruang belajar, ruang kerja, serta sarana olahraga. Pemerintah daerah juga akan menggandeng berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan dunia usaha, untuk memberikan pelatihan keterampilan sekaligus membuka peluang kerja bagi para peserta binaan.
“Kami akan bekerja sama dengan LSM dan perusahaan agar keterampilan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” tambah Bupati.
Rencana ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup narapidana, menekan angka residivisme—khususnya kasus narkoba—serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
“Kami ingin membantu narapidana menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke masyarakat sebagai warga yang produktif,” tegasnya.
Melalui pemanfaatan kembali eks Lapas Bone, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya menghadirkan pendekatan pembinaan yang lebih humanis, sekaligus menghidupkan kembali bangunan bersejarah sebagai ruang harapan baru bagi masa depan warga binaan.

