UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE-- Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., didampingi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan Rehabilitasi Turap Penahan Tanah (Revetment) di kawasan Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Lonrae, Kabupaten Bone. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti pada Jumat (16/1/2025).
Kegiatan peresmian dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dua unit kapal perikanan berkapasitas 15 Gross Ton (GT) dengan total nilai Rp930 juta kepada kelompok nelayan di Kabupaten Bone. Bantuan kapal tersebut masing-masing diterima oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) Beringin Desa Manajeng, Kecamatan Sibulue, serta Kelompok Nelayan Makmur Sejahtera di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Bantuan kapal perikanan ini merupakan bagian dari program prioritas sektor kelautan dan perikanan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025, dengan total tiga unit kapal. Dua unit dialokasikan untuk Kabupaten Bone, sementara satu unit lainnya telah diserahkan kepada kelompok nelayan di Kabupaten Bulukumba.
Dalam sambutannya, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Bone. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten terus terjalin tanpa mengenal hari libur demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami dan Bapak Gubernur Sulawesi Selatan tidak mengenal kata libur dalam bekerja untuk rakyat. Potensi kelautan dan perikanan Bone sangat besar karena memiliki 11 kecamatan pesisir yang menjadi tumpuan hidup masyarakat,” ujar Bupati Bone.
Bupati juga menyampaikan aspirasi masyarakat pesisir terkait penguatan dukungan pemerintah, mulai dari pengembangan kampung nelayan, penyediaan stasiun pengisian bahan bakar solar di kawasan PPI Lonrae, hingga kemudahan perizinan berlayar.
“Banyak masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dari sektor nelayan. Karena itu, kami berharap perizinan berlayar dapat dipermudah agar aktivitas melaut tidak lagi terkendala,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung sektor perikanan di Kabupaten Bone. Ia mengakui akses jalan menuju PPI Lonrae masih membutuhkan perhatian serius.
“Kondisi jalannya tidak perlu lagi diceritakan, karena saya merasakan langsung. Insya Allah setelah anggaran perubahan nanti, jalan masuk ke sini akan diselesaikan oleh Bapak Bupati,” ungkap Gubernur.
Terkait kebutuhan bahan bakar nelayan, Gubernur membuka peluang investasi dengan memberikan kemudahan perizinan dan dukungan lahan, dengan tetap memprioritaskan masyarakat lokal.
“Jika ada yang ingin berinvestasi stasiun pengisian bahan bakar, kami akan bantu pengurusannya dan penyediaan lahannya. Kita prioritaskan putra-putri Bone,” tegasnya.
Sebagai langkah percepatan pelayanan, Gubernur Sulsel juga menginstruksikan agar petugas perizinan berlayar berkantor langsung di PPI Lonrae, sehingga nelayan tidak lagi harus mengurus izin ke lokasi lain.
“Saya minta perizinan berlayar segera berjalan dan berkantor di PPI Lonrae. Jadi saat saya kembali berkunjung, pelayanan sudah aktif di sini,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel beserta jajaran, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulsel, sejumlah kepala OPD Kabupaten Bone, para penyuluh perikanan se-Kabupaten Bone, kelompok nelayan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tamu undangan lainnya. (*)
