Pengikut

Translate

,

Mulai 1 September, Pemkab Bone Terapkan Mekanisme Baru Rekomendasi BBM Bersubsidi

Tim Redaksi
27 Agu 2026, 8/27/2026 WIB Last Updated 2026-08-28T03:06:56Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE --Pemerintah Kabupaten Bone memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi menyusul antrean panjang dan keluhan masyarakat. Pemkab Bone juga akan mengubah kembali mekanisme penerbitan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi.


Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi evaluasi Tim Satgas BBM dan LPG Bersubsidi yang dipimpin Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Jumat (28/8/2026).


Bupati Bone Andi Asman mengatakan, pengawasan yang dilakukan Satgas Merah Putih mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membantu mengurangi antrean BBM di sejumlah titik.


“Banyak yang mengirim pesan di platform media sosial saya, berterima kasih atas solusi dan penyelesaian kelangkaan BBM,” ujar Andi Asman.


Dalam evaluasi tersebut, Pemkab Bone menetapkan seluruh rekomendasi BBM yang telah diterbitkan dicabut atau dihentikan masa berlakunya mulai 31 Agustus 2026.


Selanjutnya, mulai 1 September 2026, rekomendasi pembelian BBM bersubsidi hanya akan diterbitkan setelah melalui proses verifikasi dan evaluasi oleh instansi terkait.


Penerbitan rekomendasi baru akan disesuaikan dengan kebutuhan riil penerima serta mempertimbangkan penerapan sistem zonasi.


Andi Asman juga menegaskan, setiap rekomendasi wajib dilengkapi surat pengantar dari kepala desa atau lurah dan diketahui oleh kepala BPP. Sementara itu, camat dilarang menerbitkan rekomendasi di luar ketentuan yang telah ditetapkan.


“Misi utama kita pekan ini yakni tertibkan BBM bersubsidi. Semua akan terlaksana jika sinergi antara pemerintah, TNI, Polri dan stakeholder terkait,” tegasnya.


Ia berharap penataan mekanisme rekomendasi dan penguatan pengawasan tersebut dapat mengurai antrean panjang sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.


Pemkab Bone bersama TNI, Polri dan stakeholder terkait akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi guna mencegah penyalahgunaan dan menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi