Pengikut

Translate

,

Piala Gubernur Sulsel 2026 Resmi Bergulir, Wabup Bone Dorong Kompetisi Jadi Kawah Talenta Muda

Tim Redaksi
29 Agu 2026, 8/29/2026 WIB Last Updated 2026-08-29T09:15:04Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,BONE --Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 Volume 2 resmi bergulir. Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., turut menghadiri pembukaan turnamen yang berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kota Parepare, Sabtu (29/8/2026).


Kompetisi bergengsi tingkat Sulawesi Selatan ini diikuti 24 kabupaten/kota yang dibagi ke dalam empat zona regional, yakni Parepare, Bone, Palopo, dan Jeneponto.


Ketua Panitia Piala Gubernur Sulsel 2026, Erwin Sodding, mengatakan masing-masing regional akan mempertandingkan 15 laga yang terbagi dalam empat grup. Setiap grup diisi tim-tim dari perwakilan 24 kabupaten/kota se-Sulsel.


“Gelaran Piala Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2026 ini kita gelar dengan empat lokasi zona regional. Hari ini di Parepare kick-off-nya, kemudian dilanjutkan di Kabupaten Bone, Kota Palopo, dan Kabupaten Jeneponto secara serentak pada Senin, 31 Agustus 2026,” ujar Erwin.


Dari fase grup, juara dan runner-up masing-masing grup akan melaju ke babak delapan besar. Kompetisi kemudian berlanjut ke semifinal hingga final. Sementara lokasi babak delapan besar, semifinal, dan final akan ditentukan kemudian.


Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen tersebut mencapai Rp500 juta.


Erwin menambahkan, trofi Piala Gubernur Sulsel 2026 memiliki desain khusus berdasarkan sketsa Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Trofi tersebut nantinya diberikan kepada tim yang keluar sebagai juara.


Wali Kota Parepare Tasming Hamid mengapresiasi kepercayaan Pemerintah Provinsi Sulsel yang menunjuk Parepare sebagai tuan rumah pembukaan turnamen.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Parepare, kami berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Parepare sebagai tuan rumah pembukaan,” katanya.


Menurut Tasming, Piala Gubernur Sulsel bukan sekadar ajang kompetisi. Turnamen ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, membentuk karakter pemain, sekaligus mencari bibit sepak bola potensial dari berbagai daerah.


Ia berharap seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga partai final.


Target Lahirkan Talenta untuk PON


Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Piala Gubernur Sulsel 2026 diharapkan menjadi salah satu bagian dari proses pembinaan sepak bola daerah.


Selain pertandingan antarkabupaten/kota, pembukaan turnamen juga diramaikan laga eksibisi yang mempertemukan PSM dengan Andalan FC.


Andi Sudirman berharap pemain-pemain terbaik yang muncul dari kompetisi tersebut dapat dipantau untuk memperkuat Sulawesi Selatan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.


“Ajang ini adalah ajang kedua. Yang terbaik-best nanti tolong dilihat yang bisa mewakili untuk ikut PON,” ujarnya.


Menurutnya, pembagian regional dilakukan untuk memperluas akses kompetisi. Parepare menjadi tuan rumah untuk wilayah Ajatappareng, Bone untuk Bosowasi, Palopo untuk wilayah Luwu, dan Jeneponto untuk wilayah selatan.


Ke depan, Gubernur berharap pelaksanaan Piala Gubernur Sulsel dapat digilir ke berbagai kabupaten/kota. Bahkan, konsep pertandingan tandang dan kandang diharapkan dapat diterapkan sehingga kompetisi semakin berkembang.


Pemprov Sulsel juga berencana mendorong kompetisi sepak bola usia dini melalui anggaran perubahan.


“Dan terakhir saya minta sportivitas daripada pertandingan. Olahraga adalah olahraga, kita dapat kebugarannya, juga dapat hadiahnya. Yang paling penting sportivitas dan keakraban kita bisa terjadi di lapangan,” tegasnya.


Wabup Bone: Kompetisi Harus Berkelanjutan


Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyambut positif penyelenggaraan Piala Gubernur Sulsel 2026. Ia menilai kompetisi semacam ini penting untuk memberikan ruang kepada pemain daerah dalam mengasah kemampuan dan memperbanyak pengalaman bertanding.


“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan kompetisi seperti ini bisa terus berkembang dan semakin banyak pertandingan yang dilaksanakan di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.


Menurut Andi Akmal, pembinaan sepak bola tidak cukup hanya melalui kompetisi tingkat provinsi. Turnamen secara rutin di tingkat kabupaten dan kota juga diperlukan agar semakin banyak pemain memperoleh kesempatan untuk berkembang.


“Kompetisi seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Semakin banyak pertandingan, semakin banyak pula kesempatan bagi pemain untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman,” ujarnya.


Ia berharap Piala Gubernur Sulsel dapat menjadi bagian penting dalam pembinaan sepak bola sekaligus melahirkan talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional.


“Dengan semakin banyaknya kompetisi, kita berharap pembinaan pemain di Sulawesi Selatan semakin baik dan mampu menghasilkan pemain-pemain berkualitas,” pungkasnya.


Pembukaan Piala Gubernur Sulsel 2026 ditutup dengan laga eksibisi PSM kontra Andalan FC yang semakin menambah semarak jalannya turnamen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi