Pengikut

Translate

,

Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Jangan Biarkan Ikut Aksi yang Berpotensi Ricuh

Tim Redaksi
28 Agu 2026, 8/28/2026 WIB Last Updated 2026-08-29T04:49:16Z

UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR -- Kepolisian mengimbau para orang tua meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya agar tidak berada di lokasi aksi penyampaian aspirasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan.


Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah bersama untuk menjaga keselamatan anak sekaligus memastikan kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib dan aman.


Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., mengatakan, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif.


“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Didik dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).


Menurutnya, orang tua perlu membimbing dan mengedukasi anak agar memahami risiko serta mampu menentukan pilihan yang mengutamakan keselamatan dan masa depan mereka.


Didik menegaskan, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi dan dihormati. Namun, anak-anak tetap perlu mendapatkan pendampingan dan pemahaman yang cukup agar tidak terlibat dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan.


“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri. Karena itu, peran orang tua untuk memberikan edukasi, arahan dan pengawasan sangat penting,” jelasnya.


Ia juga mengajak para orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anak serta mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah.


“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya, memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan,” tuturnya.


Didik menekankan, hal terpenting adalah memastikan anak tidak menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan mereka.


Ia menambahkan, upaya menjaga keselamatan anak membutuhkan kerja sama antara kepolisian, keluarga, masyarakat dan seluruh pihak.


“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan kita edukasi untuk kepentingan masa depan mereka. Jangan sampai keinginan untuk ikut-ikutan justru membawa mereka pada situasi yang merugikan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi