Pengikut

Translate

,

Fatmawati Dampingi Andi Sudirman Buka MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Makassar

Tim Redaksi
25 Agu 2026, 8/25/2026 WIB Last Updated 2026-08-25T07:57:19Z


UJUNGPENAMEDIA.COM,MAKASSAR --Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (24/8/2026).


MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh.


Pembukaan turut dihadiri para gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, jajaran Forkopimda, serta pengurus KORPRI dari berbagai daerah di Indonesia.


Sebanyak 117 kontingen dengan total 1.173 peserta ambil bagian dalam perhelatan nasional tersebut. Pelaksanaannya melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serta Dewan Pengurus KORPRI Nasional.


Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional.


Ia juga mengapresiasi seluruh kafilah dari kementerian, lembaga, maupun pemerintah provinsi se-Indonesia yang hadir di Sulsel. Gubernur berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan pengalaman positif bagi para peserta.


Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi dukungan Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, dan Pemkab Pangkep dalam menyukseskan MTQ VIII KORPRI.


Zudan menyebut MTQ KORPRI mengalami perkembangan pesat sejak pertama kali digelar di Makassar pada 2012 dengan 33 kafilah. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 117 kafilah.


“MTQ pertama kali yang diselenggarakan oleh KORPRI itu di kota ini, di Kota Makassar tahun 2012. Dan hari ini MTQ pulang kampung,” kata Zudan.


Menurutnya, perkembangan tersebut juga terlihat dari jumlah cabang lomba. Dari empat cabang pada penyelenggaraan awal, kini berkembang menjadi delapan cabang dengan 36 golongan. Selain tilawah dan hafalan, lomba mencakup dakwah, doa, azan, khotbah Jumat, kaligrafi, penulisan ilmiah Al-Qur’an, hingga baca dan cipta puisi Islami.


Zudan juga menyebut MTQ VIII KORPRI menjadi momentum regenerasi kepengurusan KORPRI setelah 12 tahun kepengurusan.


“Sudah saatnya kami melakukan regenerasi. Saya dan teman-teman sudah 12 tahun dan sudah tidak boleh dipilih kembali sesuai dengan Anggaran Dasar KORPRI. Saatnya nanti rekan-rekan semua yang muda-muda untuk memimpin KORPRI Indonesia,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, KORPRI turut memberikan dukungan pendidikan berupa beasiswa. Dua peserta yang mengikuti kuis di panggung mendapatkan beasiswa pendidikan di Asia e University Malaysia, masing-masing untuk jenjang S2 dan S3.


Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun suasana sosial yang lebih sejuk sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.


Menurutnya, kehadiran peserta, pendamping, dan masyarakat dalam rangkaian MTQ turut menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah tuan rumah.


“MTQ merupakan pesta rakyat yang paling menyentuh keikutsertaan kualitas masyarakat,” ujar Nasaruddin Umar.


Ia juga menyoroti perkembangan kajian Al-Qur’an di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk hadirnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).


Nasaruddin berharap MTQ terus berkembang bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan.


“Jadi kita datang ke sini bukan sekadar untuk memperlombakan, tetapi secara besar ayat demi ayat Al-Qur’an ini menentang kita untuk lebih mendalami isi dan kandungan Al-Qur’an,” katanya.


MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 digelar di dua wilayah, yakni Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep. Di Makassar, sejumlah cabang yang diperlombakan antara lain hafalan surah, tilawah, tartil, dakwah Al-Qur’an, doa, khotbah Jumat, azan, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.


Sementara di Kabupaten Pangkep, perlombaan mencakup haflah tilawatil Qur’an, cipta dan baca puisi Islami, hafalan hadis Nabi Muhammad SAW, serta berbagai kategori kaligrafi, mulai dari dekorasi, digital, klasik tradisional hingga kontemporer.


Sebelumnya, Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus KORPRI Nasional atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, sebagai tuan rumah.


“MTQ ini bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an serta membentuk mental, karakter, dan akhlak ASN berdasarkan nilai-nilai Al-Qur'an,” ujar Fatmawati.


Ia berharap pelaksanaan MTQ VIII KORPRI semakin mempererat silaturahmi antarkafilah sekaligus mendorong peningkatan kemampuan ASN dalam bidang Al-Qur’an.


Kehadiran Fatmawati mendampingi Gubernur Andi Sudirman pada pembukaan MTQ VIII KORPRI menjadi bentuk dukungan Pemprov Sulsel terhadap suksesnya perhelatan nasional yang berlangsung di Sulawesi Selatan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan saran dan informasi